SUKABUMIUPDATE.com - Nama aktris Ratu Sofya tengah menjadi sorotan usai mendapatkan somasi dari Rumah produksi HAS Pictures karena menolak untuk promosi film yang dibintanginya.
HAS Pictures, yang merupakan rumah produksi dari film Dosa Penebusan atau Pengampunan melayangkan somasi kepada Ratu Sofya. Hal ini dikarenakan sang aktris tidak mau mempromosikan film tersebut.
Reza Aditya, yang mewakili pihak HAS Pictures menjelaskan alasan melayangkan somasi kepada Ratu Sofya. Karena aktris berusia 24 tahun itu tidak nyaman dengan adegan dewasa di film tersebut sehingga enggan untuk promosi.
"Jadi, saudari RS ini enggan ikut promo gitu karena saudari RS ini bilang dia kurang nyaman dengan film ini gitu," tutur Reza Aditya dikutip dari Suara.com pada Sabtu, (23/05/2026).
Reza Aditya menyebut, Ratu Sofya koar-koar tentang adanya adegan dewasa di media sosial. Ia juga menyatakan ketidaknyamanan.
"Nah, yang RS ini yang lempar isu kalau memang ada adegan sex scene di film kita. Memang benar gitu, tapi kita juga tidak sangat mengekspos itu karena bukan cuma sekadar sex scene yang kita mau tampilin di film, di karya kita. Enggak, ini ada filosofinya, ini ada ceritanya," paparnya.
Sementara soal ketidaknyamanan, Reza Aditya berani membuktikan kalau Ratu Sofya terlihat enjoy dalam proses syuting. Terlebih dengan klaim tidak adanya body double untuk adegan tersebut.
"Dia menyebut kalau tidak nyaman dan tidak disediakan body double gitu. Jelas itu bertentangan banget ya dengan fakta yang ada di lokasi," kata aktor yang kini menjadi produser.
Baca Juga: Disomasi Usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan, Clara Shinta Datangi Komnas Perempuan
Rekan Reza Aditya, Putri mengatakan, timnya sudah menyediakan body double, tapi Ratu Sofya sendiri yang menolaknya.
"Dia enggak pernah mau pakai karena dia bilang, 'aku bisa kalau cuma kayak gitu aja' gitu sih," terang Putri.
Sementara itu soal kenyamanan di lokasi syuting, Reza Aditya menyebut suasananya terbilang kondusif.
"Dari proses casting, reading dan syuting, dia sangat fun dan sangat nyaman di lokasi syuting gitu," kata Reza menegaskan fakta di lapangan.
Reza Aditya pun merasa heran, "kok begitu sih kamu Dek? Ngomongnya beda ya? Di lokasi syuting juga beda, di podcast itu beda ketika kamu sudah menjalin hubungan sama yang ya seseorang itulah, gitu loh."
Tapi apapun itu, Reza Aditya tetap meminta Ratu Sofya bersikap profesional. Karena itu melalui kuasa hukum, rumah produksi ini melayangkan somasi.
"Artinya kita menuntut kepada artis ini, Safira Ratu Sofya, untuk melakukan promosinya segera dan seketika," tegas Takwa, pengacara HAS Pictures.
Jika teguran dan somasi ini tetap diabaikan, pihak HAS Pictures tidak akan segan-segan untuk membawa perkara ini ke jalur pidana demi menjaga profesionalitas industri film. Sebelumnya, Ratu Sofya sempat menggegerkan publik dengan pengakuan melakukan adegan dewasa di sebuah film.
"Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juta," kata Ratu dengan suara yang bergetar menahan tangis dalam video yang beredar Januari 2026.
Ironisnya, uang tersebut tak pernah didapatkan. Sebab pundi-pundi uang mengalir ke kantong keluarga.
"Selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orang tua gue," ucap artis 22 tahun ini.
Baca Juga: Clara Shinta Disomasi Rp.10,7 Miliar Oleh Indah Usai Video Call dengan Suaminya Viral
Ratu Sofya menjelaskan, uang hasil kerjanya habis digunakan untuk membiayai hidup banyak orang sekaligus dalam waktu bersamaan.
"Keluarga inti berenam, ada keluarga lain lagi yang harus gue kuliahin, yang harus gue obatin," kata Ratu Sofya.
Sumber: Suara.com


