SUKABUMIUPDATE.com - Insiden yang dialami dua pelajar yang sempat terseret arus banjir bandang di Curug Cikaso, Sukabumi cukup menjadi perhatian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam tragedi laka air ini.
Kejadian tersebut harus menjadi contoh bagaimana keselamatan harus diutamakan saat beraktivitas di alam terbuka terutama di sekitar aliran sungai.Kawasan seperti ini juga memiliki risiko tinggi terutama saat musim hujan.
Banjir bandang bisa datang tiba-tiba meski cuaca di lokasi terlihat cerah, karena hujan deras bisa saja terjadi di wilayah hulu sungai.
Agar tetap aman saat beraktivitas di sekitar sungai, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: Curug Manglid Cidahu Sukabumi, Wisata Air Terjun Asri di Kaki Gunung Salak
1. Hindari Datang Saat Cuaca Mendung atau Hujan
Jangan memaksakan bermain di sungai ketika hujan turun, langit mulai gelap, atau terdengar suara petir. Perlu diingat, banjir bandang bisa berasal dari hujan di daerah hulu meski lokasi wisata sedang tidak hujan.
2. Selalu Perhatikan Kondisi Air Sungai
Jika air sungai tiba-tiba berubah keruh, naik perlahan, muncul ranting atau sampah dari arah hulu, arus mulai lebih deras. Segera menjauh dari aliran sungai karena itu bisa menjadi tanda awal banjir bandang.
3. Waspadai Suara Gemuruh dari Hulu
Salah satu tanda paling penting banjir bandang adalah suara gemuruh keras dari arah atas sungai. Suara ini biasanya terdengar seperti batu bergesekan, air deras, atau suara “guruh” memanjang. Jika mendengar suara seperti itu langsung naik ke tempat lebih tinggi.
4. Jangan Bermain Terlalu Dekat Arus Utama
Meski terlihat dangkal, arus sungai di kawasan curug bisa sangat kuat. Jadi hindari berdiri di batu licin dekat arus, berenang di bawah air terjun saat debit besar, duduk terlalu dekat bibir sungai.
Baca Juga: Curug Bidadari Sentul: Harga Tiket, Daya Tarik, dan Tips Berkunjung
5. Cek Informasi Cuaca Sebelum Berangkat
Biasakan sebelum wisata untuk selalu mengecek prakiraan cuaca, lihat potensi hujan di daerah hulu, dan pantau informasi dari BMKG atau warga sekitar.
6. Jangan Beraktivitas Sendirian
Usahakan selalu bersama teman, keluarga, atau rombongan saat beraktivitas. Tujuannya, kalau terjadi keadaan darurat, ada orang yang bisa membantu.
7. Segera Evakuasi Jika Ada Peringatan
Ini yang paling penting, jangan ngeyel kalau warga, petugas, atau pengelola wisata sudah memberi peringatan untuk naik atau menjauh dari sungai, jangan menunggu atau tetap lanjut bermain. Karena banjir bandang datang sangat cepat.
Itulah beberapa tips aman beraktivitas di sekitar sungai agar terhindar dari banjir bandang. Perlu diketahui jika banjir bandang di kawasan curug bisa datang hanya dalam hitungan menit. Karena itu, kewaspadaan menjadi hal paling penting saat berwisata alam, terutama di musim hujan.





