7 Penyebab Sel Kanker Bisa Muncul, Bukan Hanya karena Faktor Keturunan

Sukabumiupdate.com
Senin 11 Mei 2026, 10:00 WIB
7 Penyebab Sel Kanker Bisa Muncul, Bukan Hanya karena Faktor Keturunan

Ilustrasi pertumbuhan sel kanker yang dapat mempengaruhi sel-sel tubuh lainnya (Sumber : freepik/@Vestock)

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang mengira kanker hanya disebabkan oleh faktor keturunan. Padahal, para ahli kesehatan menyebut bahwa gaya hidup, lingkungan, hingga kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi munculnya sel kanker dalam tubuh. Bahkan, menurut data dari World Health Organization, sekitar 30–50% kasus kanker sebenarnya bisa dicegah dengan mengurangi faktor risiko tertentu.

Kanker sendiri terjadi ketika sel normal dalam tubuh mengalami perubahan atau mutasi DNA, lalu tumbuh secara tidak terkendali. Sel abnormal tersebut kemudian dapat menyerang jaringan sehat dan menyebar ke organ lain. 

Berikut beberapa penyebab yang dapat memicu munculnya sel kanker selain faktor genetik atau keturunan.

Baca Juga: 5 Jenis Kanker Paling Mematikan dengan Peluang Bertahan Hidup Rendah

1. Kebiasaan Merokok

Merokok menjadi salah satu penyebab utama berbagai jenis kanker, terutama kanker paru-paru. Asap rokok mengandung banyak zat kimia berbahaya yang dapat merusak DNA sel tubuh.

Dilansir dari World Health Organization, penggunaan tembakau merupakan faktor risiko terbesar yang berkontribusi terhadap kematian akibat kanker di dunia.

Tidak hanya perokok aktif, perokok pasif juga tetap berisiko terkena dampaknya karena ikut menghirup asap rokok.

2. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, dan kanker payudara.

Alkohol dapat merusak sel dan memicu peradangan dalam tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan terbentuknya sel abnormal.

3. Pola Makan Tidak Sehat

Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, makanan olahan, dan rendah serat dapat meningkatkan risiko kanker.

Sebaliknya, pola makan sehat yang kaya buah dan sayur diketahui membantu menjaga kesehatan sel tubuh. 

Organisasi kesehatan dunia juga menyebut rendahnya konsumsi buah dan sayuran sebagai salah satu faktor risiko kanker yang perlu diwaspadai.

4. Kurang Aktivitas Fisik dan Obesitas

Jarang bergerak dan kelebihan berat badan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan meningkatkan peradangan dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan sel abnormal.

WHO menjelaskan bahwa indeks massa tubuh tinggi dan kurang aktivitas fisik termasuk faktor yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker. 

Karena itu, olahraga rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan risiko kanker.

Baca Juga: 3 Bobotoh Diserang OTK Usai Nobar Persib vs Persija di Sukabumi, Luka di Kepala

5. Paparan Radiasi dan Sinar UV Berlebihan

Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari secara berlebihan dapat merusak DNA sel kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Selain itu, radiasi tertentu juga dapat memicu perubahan pada sel tubuh. WHO menyebut radiasi ultraviolet dan radiasi ionisasi sebagai salah satu penyebab kanker yang perlu diwaspadai. 

6. Infeksi Virus atau Bakteri Tertentu

Beberapa infeksi kronis diketahui dapat meningkatkan risiko kanker. Contohnya adalah infeksi HPV yang berkaitan dengan kanker serviks serta hepatitis B dan C yang meningkatkan risiko kanker hati.

Menurut WHO, infeksi penyebab kanker menyumbang cukup banyak kasus kanker di berbagai negara, terutama di negara berkembang.

Karena itu, vaksinasi dan menjaga kebersihan menjadi langkah penting dalam pencegahan.

7. Faktor Usia dan Keturunan

Meski bukan satu-satunya penyebab, faktor genetik tetap berperan dalam beberapa kasus kanker. Seseorang yang memiliki riwayat kanker dalam keluarga memang dapat memiliki risiko lebih tinggi.

Selain itu, risiko kanker juga meningkat seiring bertambahnya usia karena sel tubuh mengalami penumpukan kerusakan DNA dari waktu ke waktu. 

Namun, memiliki riwayat keluarga bukan berarti seseorang pasti terkena kanker. Gaya hidup sehat tetap dapat membantu menurunkan risikonya.

Sel kanker bisa muncul karena banyak faktor, bukan hanya keturunan. Kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, kurang olahraga, hingga paparan zat berbahaya dapat meningkatkan risiko kerusakan sel dalam tubuh.

Karena itu, menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk membantu menurunkan risiko kanker sejak dini.

Baca Juga: SPPG Mekarsari Sukabumi Disidak: Sayur Dipotong di Lantai, Sempit Tanpa Chiller

Sumber: Who

Berita Terkait
Berita Terkini