8 Bahan Herbal untuk Mengatasi Asam Lambung Naik, Alami Tanpa Obat-obatan

Jumat 29 Maret 2024, 21:00 WIB
Ilustrasi Lemon Balm - Bahan-bahan herbal ini dipercaya mampu mengatasi asam lambung yang naik. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).

Ilustrasi Lemon Balm - Bahan-bahan herbal ini dipercaya mampu mengatasi asam lambung yang naik. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).

SUKABUMIUPDATE.com - Mengobati asam lambung dengan bahan herbal adalah metode pengobatan alternatif yang menggunakan tanaman obat untuk membantu meredakan gejala asam lambung, seperti heartburn, mual, dan rasa tidak nyaman di perut.

Berikut beberapa bahan herbal yang dipercaya dapat membantu mengatasi asam lambung:

1. Daun Pepaya

Buah pepaya adalah salah satu solusi alami yang paling banyak digunakan untuk membantu meringankan masalah pencernaan seperti sembelit dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Selain itu, daun pepaya juga digunakan untuk mengobati penyakit asam lambung dan sakit maag.

Baca Juga: Cara Mudah Menghilangkan Asam Lambung: 4 Hal Ini Dapat Menolong Anda

Enzim papain yang ditemukan dalam buah dan daun pepaya membantu pencernaan dan mengurangi sensasi terbakar yang disebabkan oleh sakit maag. Beberapa cara terbaik untuk mendapatkan manfaat pepaya adalah dengan membuat teh atau jus daun pepaya.

Resep teh daun pepaya (pengukurannya tergantung selera Anda):

  • Masukkan daun pepaya segar atau kering ke dalam panci, lalu tambahkan air.
  • Tunggu hingga air dan daun pepaya mendidih, lalu didihkan.
  • Jangan menutup panci dan tunggu sampai air mendidih berkurang setengahnya.
  • Setelah airnya berkurang, saring daunnya, dan nikmati teh pepaya Anda.

Baca Juga: Cara Menghentikan Asam Lambung Naik Saat Tidur, 10 Tips Ini Harus Anda Lakukan!

2. Lemon Balm

Lemon balm adalah salah satu obat herbal yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan stres, insomnia, demensia, sindrom iritasi usus besar (IBS), dispepsia, dan refluks asam.

Anda dapat meminum teh lemon balm atau mengonsumsi suplemen atau ekstrak lemon balm untuk meredakan masalah pencernaan Anda. Selain itu, lemon balm tersedia dalam bentuk lotion atau balsem yang bisa langsung Anda oleskan pada kulit Anda.

Beberapa orang juga menggunakan minyak esensial lemon balm dalam diffusernya karena membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan.

Baca Juga: Diet Asam Urat: Makanan yang Harus Dihindari dan 10 Cara Mencegahnya Agar Tidak Muncul Kembali

3. Akar Marshmallow

Dikenal sebagai ramuan penawar rasa sakit, akar marshmallow kaya akan lendir yang melapisi lapisan lambung dan kerongkongan untuk melindunginya dari efek keras asam lambung. Akar marshmallow juga bertindak sebagai pereda nyeri karena meredakan iritasi yang mungkin Anda rasakan akibat mulas dan refluks asam.

Anda bisa mendapatkan manfaat akar marshmallow dengan meminumnya sebagai teh, atau dengan mengonsumsinya sebagai suplemen. Akar marshmallow tidak untuk anak-anak, juga wanita hamil dan menyusui.

4. Jahe

Jahe menawarkan beragam manfaat, mulai dari menurunkan gula darah hingga mengobati refluks asam dan mulas. Jahe memiliki senyawa yang mengurangi kemungkinan asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Ini juga dapat membantu menurunkan risiko terkena esofagitis atau peradangan esofagus akibat refluks asam.

Baca Juga: Jangan Takut Gula Darah Naik, Cobain 11 Karbohidrat Sehat yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Berikut cara menyiapkan salabat di rumah:

  • Cuci jahe hingga bersih, lalu terserah Anda apakah ingin mengupas atau mempertahankan kulitnya.
  • Masukkan air ke dalam panci dan tunggu hingga mendidih.
  • Tumbuk atau iris akar jahe dan masukkan ke dalam air mendidih.
  • Rebus air dan jahe selama sekitar 5 hingga 10 menit.
  • Setelah siap, pindahkan teh ke dalam cangkir Anda dan nikmatilah!

Catatan: Anda bisa memeras sari jahe untuk mendapatkan rasa jahe yang lebih kuat dan pedas. Selain itu, teh jahe juga aman dikonsumsi anak-anak.

Baca Juga: Asam Urat Tak Lagi Menghantui: 13 Tips Mencegahnya dengan Cara-cara Alami

5. Minum Jus Lidah Buaya

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan minum jus lidah buaya bisa membantu meredakan naiknya asam lambung. Sebuah studi percontohan kecil pada tahun 2015 menemukan bahwa meminum 10 ml sirup lidah buaya setiap hari membantu mengurangi gejala GERD, dan efeknya sebanding dengan obat ranitidine dan omeprazole .

Sifat lidah buaya yang seperti gel, bersama dengan sifat anti-inflamasinya dapat membantu menenangkan iritasi pada usus dan dapat membantu melindungi lapisan mukosa organ.

Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda sedang menjalani pengobatan apa pun atau sedang hamil atau menyusui sebelum mengonsumsi lidah buaya.

Baca Juga: 8 Makanan Yang Membantu Mengatasi Asam Lambung, Yuk Cobain

Jika Anda ingin mencoba meminum jus lidah buaya, carilah jus lidah buaya yang telah dihilangkan warnanya dan telah dimurnikan untuk mengurangi kandungan antrakuinonnya.

6. Teh Kunyit

Kunyit merupakan rempah-rempah yang telah digunakan dalam pengobatan alternatif sejak zaman kuno. Mengonsumsi teh kunyit untuk mengatasi refluks asam dan GERD sangat bermanfaat karena sifat anti-inflamasi dan antioksidan kunyit.

Ini sering digunakan sebagai pengobatan untuk masalah pencernaan seperti peradangan, sakit maag, dan mulas. Kurkumin, bahan aktif utama kunyit, melindungi saluran pencernaan dari kerusakan.

Baca Juga: Gejala Asam Lambung Naik: Sensasi Rasa Terbakar dari Dada Hingga Tenggorokan

7. Teh Adas

Teh adas diseduh dari bunga dan batang ramuan adas. Disarankan memiliki kemampuan untuk mendukung pencernaan dan membantu meringankan masalah pencernaan seperti sakit perut dan gas berlebih. Sifat anti-inflamasinya dapat memperparah pembengkakan di saluran pencernaan Anda, menjadikannya teh yang sangat baik untuk refluks asam dan GERD.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi19 April 2024, 21:04 WIB

Kronologi dan Dugaan Penyebab Meninggalnya Siswi Sukabumi saat Ikut Tes Seleksi Paskibraka

Berikut kronologi dugaan penyebab meninggalnya Kayla Nur Syifa Siswi Sukabumi peserta seleksi Paskibraka.
Suasana rumah duka Kayla Nur Syifa di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Asep Awaludin