Atasi Kekurangan Guru, Pemprov Jabar Kirim 1.147 Mahasiswa UPI ke Sekolah-sekolah

Sukabumiupdate.com
Jumat 17 Jul 2026, 14:37 WIB
Atasi Kekurangan Guru, Pemprov Jabar Kirim 1.147 Mahasiswa UPI ke Sekolah-sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri pelepasan ribuan mahasiswa UPI untuk mengikuti Probidik Gema Jabar. (Sumber Foto: Humas Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas sebanyak 1.147 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung untuk mengikuti program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar.

Melalui program tersebut, para mahasiswa akan menjalani praktik mengajar di 364 satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB di berbagai daerah di Jawa Barat.

Adapun sekolah yang menjadi lokasi penugasan terdiri dari 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB. Program ini berlangsung selama enam bulan dan setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS).

Selama menjalankan tugas di lapangan, para mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari dosen pembimbing UPI serta guru pamong dari sekolah tempat mereka mengajar.

Program Probidik Gema Jabar digagas sebagai salah satu upaya menjawab tantangan kekurangan tenaga pendidik di Jawa Barat, sekaligus memberikan pengalaman mengajar secara langsung kepada mahasiswa calon guru.

Baca Juga: Siapkan Pemimpin Masa Depan, Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan dukungannya terhadap program hasil kolaborasi Pemprov Jabar dan UPI tersebut. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus membangun kepekaan sosial saat berinteraksi dengan peserta didik.

"Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama 6 bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya," ujar Dedi saat berdialog dengan mahasiswa, Senin (13/7/2026).

Selain itu, Dedi menekankan pentingnya mahasiswa mengenal kondisi Jawa Barat secara lebih luas, tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan.

"Harus mengenal Jabar bukan kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan," tegasnya.

Pria yang akrab disapa KDM itu juga berpesan agar para mahasiswa tidak ragu jika mendapat penugasan di daerah terpencil. Bahkan, ia berharap setelah lulus dan menjadi guru, mereka tetap memiliki kepedulian terhadap sekolah dan wilayah tempat mereka pernah mengabdi.

Salah seorang peserta program, Andika Darmawan, mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin UPI, mengaku antusias mengikuti Probidik Gema Jabar karena sejalan dengan cita-citanya menjadi seorang guru.

"Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi kedepan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya," ujarnya.

Baca Juga: KDM Pilih Benahi Dana BOS Ketimbang Aktifkan Kembali SPP di SMA/SMK Negeri

Hal senada disampaikan Regina, mahasiswa UPI yang mendapat penugasan di SMKN 28 Bandung. Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga sebelum terjun ke dunia pendidikan secara profesional.

"Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan Probidik Gema Jabar merupakan wujud komitmen bersama antara UPI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berharap program tersebut dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih ideal di sekolah, sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah secara langsung di lapangan.

"Melalui program ini, hak belajar peserta didik dapat terpenuhi dengan lebih baik, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman nyata untuk mempraktikkan teori yang selama ini dipelajari di kampus," jelasnya. (adv)

Sumber: Humas Jabar

Berita Terkait
Berita Terkini