SUKABUMIUPDATE.com - Inggris patut bangga dengan kondisi fisik para pemainnya yang terus berjuang hingga menit akhir saat laga menghadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026, namun para pemain The Three Lions harus bersusah payah menahan kegemilangan pemain berusia 39 tahun di dalam lapangan.
Lionel Messi di laga Argentina menghadapi Inggris menuai sorotan, selain mencetak dua assist, dirinya berhasil memporak porandakan lini belakang yang dikawal John Stones. Meski kini tak seatletis dulu, kecerdasan serta kecerdikannya mampu menutupi kondisi fisik yang semakin menurun.
Baca Juga: Daftar Negara Paling Sering Lolos Final Piala Dunia, Argentina Bidik Gelar Back to Back
Di laga tersebut, Lionel Messi berhasil memanfaatkan kelemahan lini bertahan Inggris saat mencetak dua assist dalam 10 menit. Saat gol Enzo Fernandez, dirinya berhasil menarik perhatian Djed Spence untuk melakukan marking man to man. Kesalahan fatal dilakukan oleh Elliot Anderson yang memberikan ruang bagi Enzo Fernandez untuk melepaskan tendangan.
Pemain terbaru Manchester City tersebut lebih sempat berupaya untuk menahan aksi Lionel Messi dengan membantu Spence melakukan hadangan. Sial bagi Inggri dan beruntung bagi Argentina memiliki Lionel Messi yang cerdik mengirimkan umpan mendatar pada Enzo sebelum akhirnya pemain asal Chelsea tersebut melakukan tendangan keras untuk membobol gawang Jordan Pickford.
Lalu pada menit ke-90+2, Lionel Messi kembali melakukan aksi yang merepotkan pemain bertahan Inggris. double marking yang dilakukan Djed Spence dan Nico O'Reilly gagal menghalau umpan pemain Inter Miami tersebut sebelum di sundul Lautaro Martinez menjadi gol.
Messi memberikan umpan menggunakan kaki kanan yang bukan merupakan kekuatan aslinya, meskipun demikian, hal tersebut berujung efektif setelah Lautaro Martinez unggul timing dari Enzi Konsa dan John Stones untuk menyundul bola.
Inggris sempat unggul terlebih dahulu melalui Anthony Gordon setelah memaksimalkan umpan matang Morgan Rogers di pertengahan babak pertama. Setelah unggul, Thomas Tuchel memberikan arahan pada pemain Inggris untuk bermain bertahan. Hal tersebut hingga kini memicu perdebatan di kalangan pundit Inggris yang mempertanyakan strategi pelatih asal Jerman tersebut.
Sumber: dari berbagai sumber
















