UMMI Perkenalkan Saung Interaktif di Nyalindung Sukabumi: Inovasi Edukasi Pengelolaan Sampah

Sukabumiupdate.com
Jumat 16 Jan 2026, 15:31 WIB
UMMI Perkenalkan Saung Interaktif di Nyalindung Sukabumi: Inovasi Edukasi Pengelolaan Sampah

Saung Interaktif sebagai Media Pengelolaan Sampah yang digelar di Puncak Satia, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi (Sumber: dok ummi)

SUKABUMIUPDATE.com - Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang konsisten mendorong keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui program Inovasi Edukasi Lingkungan melalui Saung Interaktif sebagai Media Pengelolaan Sampah yang digelar di Puncak Satia, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi UMMI dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) ‘Aisyiyah Jawa Barat serta TP-PKK Kecamatan Nyalindung. Program ini juga didukung RisetMu, hibah penelitian dan pengabdian dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, yang memperkuat kiprah UMMI sebagai perguruan tinggi berbasis riset dan pengabdian masyarakat.

Acara dibuka Ketua TP-PKK Kecamatan Nyalindung, Ai Suryati, yang mengapresiasi inisiatif UMMI dalam menghadirkan edukasi lingkungan berbasis praktik langsung dan mudah diterapkan keluarga maupun komunitas.

Baca Juga: Ramai - ramai Anti Proyek Geothermal, Warga Sirnarasa Sukabumi Tolak Pengeboran Panas Bumi di Gunung Halimun

Serangkaian materi pelatihan diisi para dosen dan tim ahli UMMI, mulai dari;

* Dr. Reni Mulyani, M.Si, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat/Kimia UMMI sekaligus anggota LLHPB PWA Jawa Barat, memberikan pembekalan pembuatan ecoenzym sebagai solusi pengolahan limbah organik.

* Dr. Amalia Nurmila, M.P, Wakil Dekan Fakultas Pertanian UMMI sekaligus Ketua Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PWA Jawa Barat, melatih peserta membuat kompos dan pupuk organik cair (POC).

* Dr. Ria Andriani, M.Kep., Sp.Kep.An., Wakil Dekan FKES UMMI dan perwakilan Majelis Kesehatan PDA Kabupaten Sukabumi, membahas pentingnya lingkungan bersih terhadap kesehatan keluarga. Peserta juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan dasar dari tim Fakultas Kesehatan UMMI.

Baca Juga: Mendebat Aturan dan Sanksi untuk Merokok Saat Berkendara di Mahkamah Konstitusi

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi UMMI dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) ‘Aisyiyah Jawa Barat serta TP-PKK Kecamatan Nyalindung.Kegiatan ini merupakan hasil sinergi UMMI dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) ‘Aisyiyah Jawa Barat serta TP-PKK Kecamatan Nyalindung.

Tak hanya fokus pada edukasi lingkungan, UMMI juga menghadirkan pembekalan digital marketing oleh Rahma Alivia Gusdiana Putri dari Himpunan Mahasiswa Kimia UMMI untuk meningkatkan nilai tambah produk olahan sampah hingga berpotensi dipasarkan.

Sebagai daya tarik utama, peserta diajak mengunjungi Saung Interaktif yang dikembangkan Himpunan Mahasiswa Kimia UMMI. Saung ini menjadi wahana edukasi visual sekaligus praktik, sehingga peserta dapat langsung memahami proses pengolahan sampah dan pemanfaatannya menjadi produk bernilai ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB tersebut diikuti puluhan kader TP-PKK se-Kecamatan Nyalindung. Mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan, pelatihan eco enzym, kompos, POC, hingga edukasi kesehatan lingkungan, seluruh rangkaian berjalan interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Baca Juga: Antusias Pelajar Sukabumi, Hidup Sehat Tanpa Cacingan dengan KUCING UNYU

UMMI berharap inovasi Saung Interaktif ini dapat menjadi model edukasi lingkungan yang berkelanjutan, mudah direplikasi, serta memberi dampak langsung bagi masyarakat. Melalui integrasi riset, pengabdian, dan ilmu pengetahuan, UMMI terus berupaya menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Sukabumi. (adv)

 

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini