Episenter gempa M4,1 di Kuningan Jawa Barat, Kamis (25/7/2024).
BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai
Sukabumiupdate.com
Kamis 25 Jul 2024, 19:54 WIB

BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)
SUKABUMIUPDATE.com - Gempa bumi tektonik berkekuatan M4,1 menguncang wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan sekitarnya. Gempa terjadi pada pukul 17:36:41 WIB, Kamis (25/7/2024).
Episenter gempa ini terletak pada koordinat 6.98 LS dan 108.5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1 km Tenggara Kabupaten Kuningan pada kedalaman 5 km.
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa gempa petang tadi ini merupakan bagian dari rangkaian gempa yang terjadi tadi pagi pukul 04.01.58 WIB dengan kekuatan M3,6," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
"Sesar Ciremai pemicunya. Sesar ini merupakan sesar aktif dan memiliki magnitudo tertarget mencapai 6,5 dengan laju geser sesar 0,1 milimeter per tahun," ungkap Daryono.
Adapun dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kuningan dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), di Ciamis, Banjar dengan Skala Intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
"Hingga pukul 18:05 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," tuturnya.
Menurut Daryono, Sesar Ciremai yang menyebabkan wilayah Kabupaten Kuningan dan sekitarnya kerap dilanda gempa bumi.
"Berdasarkan catatan sejarah, wilayah Kuningan Jabar sudah beberapa kali diguncang gempa tektonik, yaitu pada 1947, 1955, dan 1973 yang melanda di wilayah Gunung Ciremai dan sekitarnya. Diduga karena berkaitan dengan struktur sesar aktif yang melintas di wilayah tersebut," kata dia.
"Pada 29 September 2019 di wilayah tersebut juga terjadi gempa berkekuatan 2,9 yang mengguncang wilayah Kuningan. Gempa ini terasa di Cikijing, Kadugede, Sangkanurip, Kalimanggis, dan Bojong. Gempa dirasakan juga pernah terjadi pada 8 Februari 2018 dengan kekuatan 3,1 dan 25 Juni 2019 dengan kekuatan 2,6," tambahnya.
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Gempa M7.0 di Laut Kepulauan Sangihe Sulut, BMKG Pantau Dampak
NasionalKamis 11 Jul 2024, 10:39 WIB
Gempa M5,8 di Laut Bengkulu Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Kamis 11 Jul 2024, 00:23 WIB

Dalam 30 Menit Dua Gempa Dangkal Guncang Cianjur
Senin 08 Jul 2024, 12:52 WIB

Kekuatan M3.4! Gempa Darat Akibat Sesar Aktif Guncang Sumedang
Jumat 05 Jul 2024, 15:00 WIB

6 Berita Menggemparkan Sukabumi: Pembunuhan Ibu Kandung hingga Penemuan Tengkorak
Sabtu 29 Jun 2024, 00:08 WIB

Lama Tertidur, Sesar Ciremai Picu Gempa di Kuningan Jawa Barat
Rabu 18 Nov 2020, 03:40 WIB

Reels & Shorts
Berita Terkini
Sinopsis Film Fall 2: Deadpoint, Terjebak di Tebing Gunung Kwan dalam Perjuangan Hidup Mati
Film 15 Sep 2026, 15:00 WIB
Prediksi FC Seoul vs Persib Bandung di ACL Two 2026/2027: Susunan Pemain dan Skor
Olahraga 15 Sep 2026, 14:58 WIB
Waspada! Nama dan Foto Humas DPRD Kabupaten Sukabumi Dicatut Penipu via WhatsApp
Cek Fakta 15 Sep 2026, 14:35 WIB
Pejabat Dishub Kabupaten Sukabumi Dijemput Penyidik PPA, Dugaan Pelecehan Siswi PKL
Sukabumi 15 Sep 2026, 14:26 WIB
Dugaan Pelecehan Siswi PKL di Dishub Sukabumi, DP3A Turunkan Tim PPA Dampingi Korban
Sukabumi 15 Sep 2026, 14:12 WIB
Hadapi FC Seoul Di Laga Perdana ACL Two 2026/2027, Persib Bandung Diterpa Badai Cedera!
Olahraga 15 Sep 2026, 14:09 WIB
Dodhy Umumkan Kangen Band Bubar, Andika Mahesa Bingung: Memang Enggak Ada Masalah
Seleb 15 Sep 2026, 14:00 WIB
Diduga Epilepsi Kambuh, Pemuda Bojonggaling Sukabumi Ditemukan MD di Kolam Warga
Sukabumi 15 Sep 2026, 13:37 WIB
Buntut Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Sanksi Berat
Sukabumi 15 Sep 2026, 13:16 WIB
Betrand Peto Buka Suara soal Laporan ANW: Saya Tidak Melakukan Tindakan Seksual
Seleb 15 Sep 2026, 12:30 WIB
Curug Panyandaan Weninggalih Bandung Barat, Ada Kisah di Balik Nama Curug Orok
Food & Travel 15 Sep 2026, 12:15 WIB
Tekan Polusi dan Sampah, BP Mektan Jabar Kembangkan Insinerator Ramah Lingkungan
Science 15 Sep 2026, 12:00 WIB
Pikiran Terus Berisik Padahal Sedang Tidak Ada Masalah? Bisa Jadi Kamu Butuh Mindfulness
Life 15 Sep 2026, 12:00 WIB
Daftar Pemain Persib Bandung yang Diragukan Tampil saat Lawan FC Seoul di ACL2
Olahraga 15 Sep 2026, 11:45 WIB
Wasit VAR Gol Erling Haaland Dicoret dari Penugasan Liga Inggris Usai Kesalahan Lawan MU
Olahraga 15 Sep 2026, 11:39 WIB
MABIM 2026 Nusa Putra University, 2.522 Mahasiswa Baru Berasal dari 30 Provinsi di Indonesia dan 45 Negara di Dunia
Sukabumi 15 Sep 2026, 11:30 WIB
Andre Taulany dan Amanda Rigby Segera Menikah, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Seleb 15 Sep 2026, 11:30 WIB
Target Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman dan Erick Thohir Ingin Juara
Olahraga 15 Sep 2026, 11:27 WIB
Pesona Curug Cibuluh, Air Terjun Setinggi 50 Meter di Balik Perbukitan Gununghalu
Food & Travel 15 Sep 2026, 11:15 WIB










