Masyarakat Sunda Sukabumi Minta Arteria Dahlan Dipecat dari DPR RI

Jumat 28 Januari 2022, 17:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Forum Masyarakat Sunda Sukabumi (Formasi) melakukan aksi unjuk rasa terkait Arteria Dahlan di depan Gedung DPRD Kota, Jumat (28/1/2022).

Sebelumnya, Arteria Dahlan meminta Kajati yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat untuk dipecat. Hal tersebut kemudian memicu gelombang protes dari masyarakat terutama masyarakat Sunda.

Baca Juga :

Warga Pajampangan Sukabumi Minta Arteria Dahlan Dipecat dari Anggota DPR

Dalam pernyataan sikap Formasi yang dibacakan Praktisi budaya Sunda Kota Sukabumi Fajar Laksana menyatakan, mencermati pernyataan Arteria Dahlan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dengan Kejagung pada Senin 17 Januari 2022 tentang usul untuk memberhentikan pejabat Kejati yang berbahasa Sunda dalam rapat sudah jelas mencederai dan melukai perasaan warga Sunda.

“Bahwa bahasa sunda merupakan khasanah kekayaan budaya NKRI, warisan luhur bumi Nusantara dan dilindungi secara hukum oleh konstitusi dan percakapan dalam rapat dengan menggunakan bahasa sunda tidak melanggar hukum dan etika apapun,” jelasnya.

“Kami warga Sukabumi sebagai bagian dari warga Sunda merasa bahwa ucapan Arteria Dahlan tidak mencerminkan kehormatan sebagai anggota dewan,” tegasnya.

Adapun tuntutan Forum Masyarakat Sunda Sukabumi (Formasi) yaitu mengutuk keras pernyataan saudara Atreia Dahlan dan mengharamkan untuk menginjak bumi Sunda khususnya Sukabumi.

Mengusul kepada DPP PDIP untuk memecat Arteria Dahlan sebagai anggota partai dan memberhentikan sebagai anggota DPR RI.

Mendesak kepada majelis kehormatan DPR RI untuk segera memproses pelanggaran kode etik dan penistaan budaya dan bahasa Sunda oleh Arteria Dahlan.

Mendesak kepada DPRD Kota Sukabumi dan Wali kota Sukabumi agar segera menyurati majelis kehormatan DPR RI untuk melaporkan dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR RI Arteria Dahlan dan penistaan budaya dan bahasa Sunda.

Untuk senantiasa menjaga marwah dan wibawa Sunda baik bahasa maupun budaya, Forum Masyarakat Sunda Sukabumi mengusulkan kepada DPRD Kota Sukabumi dan Wali Kota Sukabumi untuk segera membuat perda tentang pelestarian seni dan budaya Sunda sesuai amanat UU RI nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

Memperhatikan secara serius muatan lokal dan pembelajaran bahasa dan budaya sunda dalam pembelajaran di setiap jenjang pendidikan.

Menghidupkan kembali berbahasa sunda dalam lingkungan pemerintahan dan protokoler ketatanegaraan di wilayah hukum Sukabumi dan menganjurkan untuk mengutamakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu dalam percakapan sehari-hari.

Forum Masyarakat Sunda Sukabumi meminta pernyataan sikap ini diteruskan kepada gubernur Jabar dan Mahkamah kehormatan DPR RI.

Koleksi Video Lainnya:

Gagal Bertemu Jokowi, Petani Penggarap Eks HGU di Sukabumi Diterima Kemensetneg

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sehat13 Juni 2024, 20:00 WIB

4 Langkah Penting yang Harus Anda Lakukan Setelah Didiagnosis Pradiabetes

Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan.
Ilustrasi - Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan. (Sumber : Freepik.com).
Sehat13 Juni 2024, 19:45 WIB

Bolehkah Ngemil Saat Diabetes? Inilah 9 Camilan Sehat Ramah Kadar Gula Darah

Mengelola kadar gula darah ketika sedang terkena diabetes memanglah tidak mudah. Apalagi bagi mereka yang senang ngemil dan selalu perlu camilan.
Ilustrasi Penderita diabetes tetap bisa ngemil dengan camilan sehat ramah kadar gula darah (Sumber : Freepik.com/@8photo)