Sriwedari Sukabumi Jadi Tongkrongan Gerombolan Bersajam, Warga Resah dan Takut

Jumat 19 November 2021, 10:34 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Foto gerombolan anak muda bersajam atau mengacungkan senjata tajam di jalan Sriwedari Kota Sukabumi Jawa Barat viral. Warga setempat membenarkan foto itu, mengaku resah namun takut jika harus membubarkan aksi nongkrong gerombolan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya publik Sukabumi dibuat resah dengan beredarnya foto sekelompok remaja-pemuda memegang senjata tajam. Foto itu sempat diunggah akun Twitter @txtdarisukabumi pada Kamis, 18 November 2021 dini hari WIB, dan ditautkan ke akun medsos sukabumiupdate.com.

Dalam foto yang diunggah akun Twitter tersebut tampak 19 remaja atau remaja-pemuda berfoto sambil mengacungkan beberapa senjata tajam seperti samurai, celurit, golok, hingga gergaji. Bahkan beberapa di antaranya terlihat seperti perempuan.

Mereka berfoto di depan sebuah bangunan berpagar hitam dengan nomor 26. Pada unggahannya, akun @txtdarisukabumi memberi narasi himbauan kepada siapa pun yang kerap keluar malam agar berhati-hati. "Kelompok ini sedang berkeliaran di jalanan Sukabumi," tulisnya.

Kepolisian tidak tinggal diam, saat foto ini viral langsung mendatangi lokasi di Jalan Sriwedari dan melakukan pengumpulan data serta informasi. 

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Sukabumi Kota Inspektur Polisi Satu Astuti Setyaningsih mengatakan, akan ada peningkatan patroli malam, termasuk di sekitar lokasi jalan Sriwedari," kata dia, Kamis malam.

photoFoto yang beredar di Twitter pada Kamis, 18 November 2021. Polisi menyebut, foto ini diambil pekan kemarin di Jalan Sriwidari wilayah hukum Kepolisian Sektor Cikole, Kota Sukabumi. - (Twitter/@txtdarisukabumi)</span

Salah seorang warga Sriwedari mengakui jika gerombolan anak muda tersebut memang sering berkumpul di lokasi tersebut. "Ni mah emang sering nongkrong disitu Malah bisa sampe pagi gigitaran, jojorowokan di jalan. Ada ceweknya juga," jelas warga setempat yang minta identitasnya tidak disebutkan.

Warga resah dengan keberadaan anak-anak muda ini namun mereka juga takut jika harus membubarkan paksa. Karena kebanyakan anak muda yang nongrong dan fotonya viral itu berasal dari luar lingkungan Sriwedari.

Baca Juga :

Viral Foto Acungkan Sajam di Sukabumi, Polisi Sebut di Jalan Sriwidari

"Gak semua org sini sih kebanyakan dari luar. Malam Minggu kemaren mah ada kali 15-20 motor konvoi dan nongkrong disana," ungkapnya. 

Tak hanya nongkrong, kelompok ini juga diketahui pernah ribuk dengan gerombolan lain. "Mereka itu pernah sore-sore ribut,  ngerebutin cewek, sampe di jalan depan banyak anak2 itu ada 2 kelompok. Pernah juga ada yg nyerang kesini sambil bawa Sajam, waktu itu anak2 itu lagi pada nongkrong di depan malem2, tiba2 ada yg dtg 2 motor untungnya gada yg kena karna pas kebetulan ada polisi lewat," sambung warga.

Sejak kejadian itu dan foto mereka acungkan sajam viral, warga mengaku intensitas anak muda nongkrong di lokasi tersebut berkurang. "Skr mah karna udh tau viral ya mereka gak ada nongol lagi. Biasanya klo pagi2 suka pada berangkat sekolah konvoi dari sini," bebernya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi14 Mei 2024, 01:21 WIB

Berbisa Mematikan, Mengenal Ular Welang yang Gigit Balita Sukabumi hingga Meninggal

Balita perempuan di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, meninggal dunia akibat gigitan ular yang diduga jenis ular welang (Bungarus fasciatus).
Ular Welang (Bungarus fasciatus) | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi14 Mei 2024, 00:05 WIB

Resahkan Warga, Polisi Amankan 30 Preman dan Jukir Liar di Kota Sukabumi

Sebanyak 30 juru parkir liar dan preman di beberapa ruas Jalan maupun minimarket di Kota Sukabumi diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota, Senin (13/5/2024) siang.
Juru Parkir dan Preman di Kota Sukabumi diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota | Foto : Ist
Sukabumi13 Mei 2024, 23:37 WIB

Optimalisasi Layanan, Perumdam TJM Parakansalak Sukabumi Pasang Alat Antisipasi Water Hammer

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumdam TJM) Kabupaten Sukabumi cabang Parakansalak melakukan optimalisasi pelayanan air yang akan didistribuikan ke wilayahnya.
Pemasangan pentil untuk optimalisasi pelayanan air di Perumdam TJM Parakansalak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi13 Mei 2024, 22:49 WIB

Belasan Murid SD di Sukaraja Sukabumi Diduga Keracunan Jajanan, Ini Kronologinya

Polisi ungkap kronologi belasan murid SD di Sukaraja Sukabumi diduga keracunan makanan usai santap jajanan asal China.
Belasan murid SD di Sukaraja Sukabumi yang diduga keracunan jajanan saat dibawa ke Puskesmas oleh pihak sekolah. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih13 Mei 2024, 22:23 WIB

Waktu Persiapan Mepet, Fahmi Gagal Melaju di Pilkada Kota Sukabumi dari Perseorangan

Seorang anak muda yang peduli terhadap kemajuan Kota Sukabumi, Fahmi Dzikri gagal meneruskan perjuangannya untuk maju dalam Pilkada Kota Sukabumi melalui jalur perseorangan (calon independen).
Fahmi Dzkri, Bakal Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Sukabumi dari jalur perseorangan | Foto : SU
Sukabumi13 Mei 2024, 21:55 WIB

Buka Bimtek Strategi Pemasaran Pariwisata Lewat Medsos, Ini Harapan Plt Kadispar Sukabumi

Plt Kadispar Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni membuka kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Komunikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Media Sosial.
Plt Kadispar Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni saat membuka bimtek strategi pemasaran pariwisata dan Ekraf melalui medsos. (Sumber : Istimewa)
Sehat13 Mei 2024, 21:15 WIB

11 Jenis Ikan Laut dengan Kandungan Tinggi Purin yang Tidak Aman untuk Asam Urat

Ikan laut tinggi purin sangat dilarang dikonsumsi untuk penderita asam urat.
Ilustrasi - Ikan laut tinggi purin sangat dilarang dikonsumsi untuk penderita asam urat. (Sumber : pexels.com/@energepic.com).
Sukabumi13 Mei 2024, 21:14 WIB

Menderita Hidrosefalus, Bayi Asal Ciracap Sukabumi Butuh Bantuan

Siti Syazia Almaira (1 tahun) asal Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi menderita penyakit Hidrosefalus dan membutuhkan biaya untuk pengobatan.
Siti Syazia Almaira (1 tahun) asal Ciracap Sukabumi menderita penyakit  Hidrosefalus dan membutuhkan biaya untuk berobat | Foto : Ist
Sukabumi13 Mei 2024, 21:12 WIB

Tindaklanjuti SE Pj Gubernur Jabar, Disdik Sukabumi Perketat Izin Study Tour Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi resmi terbitkan surat himbauan terkait study tour. Berikut isinya
Ilustrasi study tour naik bus. | Sumber Foto: Pixabay
Sehat13 Mei 2024, 21:00 WIB

7 Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi, Kurkumin hingga Kulit Jeruk

Inilah Jenis-jenis Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi, Mulai Dari Kurkumin hingga Kulit Jeruk.
Ilustrasi. Radang Sendi | Ketahui Sederet Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi (Sumber : Freepik/@freepik)