Kata Disnakertras Soal Aksi Demo Buruh PT HJ Busana Indah Sukabumi

Selasa 02 Juni 2020, 12:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa buruh PT HJ Busana Indah dipicu perusahaan yang berencana meliburkan buruh yang bekerja pada line di gedung B selama dua bulan Juni dan Juli. Buruh meminta perusahaan membayar 50 persen upah selama diliburkan itu.

Namun perusahaan enggan memenuhi tuntutan tersebut sehingga memberikan solusi untuk line produksi yang berada di Gedung B itu bekerja secara bergilir. Buruh pun menolak solusi tersebut, karena dirasa tidak sesuai. Buruh mengaku perusahaan mengancam buruh membuat Surat Pengunduran Diri (SPD) bila tidak sepakat dengan berkerja secara bergilir itu.

BACA JUGA: PT HJ Busana Indah Cicurug Sukabumi Minta Kerja Giliran, Buruh: Kami Diancam SPD

Menanggapi hal itu, Kabid Hubungan Industrial, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Agus Muraham mengaku hingga saat ini belum tahu kondisi dan situasi perusahaan tersebut setelah terdampak Covid-19. 

"Dalam situasi seperti ini semua pihak harus dapat memahaminya, kita belum tahu dampak covid-19 yang global ini seperti apa nyatanya di perusahaan-perusahaan," ujarnya saat dihubungi sukabumiupdate.com, Selasa (2/6/2020)

BACA JUGA: Tolak No Work No Pay, Ratusan Buruh di Cicurug Sukabumi Unjuk Rasa

Menurutnya perusahaan yang selama ini terdampak Covid-19 itu sangat berbeda situasi dan kondisinya. Sehingga itu menjadi pekerjaan rumah (PR) besar untuk Dinaskertrans Kabupaten Sukabumi.

"Dan setiap perusahaan sangat berbeda situasi dan kondisinya, kecakapan dalam memanjeman sumber daya itu sangat dominan dan regulasi untuk itu sudah ada yang bertitik tolak pada kesepakatan. Itu semuanya menjadi PR," tuturnya 

Dinaskertrans Kabupaten Sukabumi sudah berkoordinasi dengan pihak pengawasan dari Disnakertrasn Provinsi Jawa Barat terkait masalah tersebut. "Kami belum menerima info detailnya, dan pengawas perusahaan yang kewenangannya provinsi sedang cek lokasi," tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin
Sukabumi12 Juni 2024, 23:13 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM: Perumdam Tirta Jaya Mandiri Sukabumi Gelar Pelatihan

Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Peningkatan Kinerja bagi Kepala Urusan Teknik dan Kepala Urusan Administrasi di Gedung Pertemuan Ibu Ratu, Jalan Garuda Baros, Sukabumi, pada Selasa, 11 Juni 2024
Pelantihan peningkatan SDM Perumdam Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
DPRD Kab. Sukabumi12 Juni 2024, 22:39 WIB

Tragedi Kedua Kecelakaan Kerja di Sukabumi, DPRD Tekankan Pentingnya Pengawasan K3

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, menyoroti peran dan tanggungjawab Dinas Tenaga Kerja dan Pengawas Ketenagakerjaan
Hera Iskandar, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi12 Juni 2024, 22:12 WIB

Bahu Jalan Provinsi di Cibadak Sukabumi Longsor Akibat Hujan Deras

Bahu jalan provinsi yang berada di Kampung Cinyocok RT 2/8, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami longsor pada Rabu (12/6/2024), sekitar pukul 00.30 WIB.
Petugas saat memeriksa lokasi longsor yang berada di Kampung Cinyocok RT 2/8, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari