SUKABUMIUPDATE.com - Lulu Zulkarnain, resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pelantikan digelar di Aula Bale Katineung, Desa Nyangkowek, Kamis (1/2/2018).
"Untuk program jangka panjang, kami akan mendorong pelaksanaan kegiatan yang mendorong peningkatan kesehatan ibu hamil dan balita," kata Zulkarnain usai dilantik.
BACA JUGA:Â Warga Nyangkowek Kabupaten Sukabumi Dikenalkan Tungku Gasifikasi
Program tersebut akan dilakukan di delpan posyandu yang ada di Desa Nyangkowek. Yakni di Kampung Ciutara, Asgora, Warungceur, Leuwinanggung, Bojongpereng, Caringin Atas, Caringin Bawahm dan Legos. Juga melalui kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berintegrasi dengan Posyandu.
"Saya minta petunjuk kepada Bu Camat, sebagai Ketua PKK Kecamatan, agar Kedepannya 10 program pokok PKK Desa Nyangkowek bisa berjalan dan maju," kata Zulkarnain.
Sementara itu, Ketua PKK Kecamatan Cicurug Parlinawati, menambahkan, pengangkatan Lulu Zulkarnain sebagai Ketua TP PKK Desa Nyangkowek dilakukan berdasarkan SK Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Cicurug nomor 02IKEP/PKK-KEC.CCR II/2018 Tanggal 01 Febuari 2018.
BACA JUGA:Â Ratusan Warga Nikmati Nasi Liwet Bersama di Pinggir Jalan Kampung Nyangkowek, Cicurug Kabupaten Sukabumi
"Kami percaya ketua kemampuan ketua PKK Desa Nyangkowek. Meski baru dilantik, mampu melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya disertai penuh rasa tanggung jawab," kata Parlinawati.
Kepala Desa Nyangkowek Erick Zulkarnain menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan pilot projek Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kampung Warungceur RW 2, Desa Nyangkowek. Tujuannya, kampung KB menjadi permukiman yang bersih, higienis, disertai pemberdayaan pemuda bidang olahraga.
BACA JUGA:Â Jabatan Kades Nyangkowek Kabupaten Sukabumi Diserah Terimakan
"Di bidang pendidikan. kami akan menekan tingkat anak putus sekolah di jenjang SMP dan SMA melalui kejar paket A, dan B. Kegiatannya akan dipusatkan di Kampung Warungceuri kerjasana dengan PKBM, " tuturnya.
"Juga meningkatkan perekonomian kerakyatan, melalui program UKM, makanan kripik singkong, takeshi, dan rengginang, " pungkas Erik.