Ingin Tahu? Ini 47 Daerah Rawan Pergerakan Tanah Longsor di Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Selasa 10 Okt 2017, 08:23 WIB
Ingin Tahu? Ini 47 Daerah Rawan Pergerakan Tanah Longsor di Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan, merilis sejumlah daerah rawan bencana pergerakan tanah longsor di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, hal ini sebagai bahan pengetahuan bagi masyarakat, dalam upaya meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah berpotensi rawan terjadinya pergerakan tanah.

BACA JUGA: Ancaman Pergerakan Tanah di Warungkiara Kabupaten Sukabumi Meluas

Adapun, sebanyak 47 daerah yang rawan terjadi pergerakan tanah dengan tingkat potensi yang berbeda, yaitu;

1. Bantargadung Menengah-Tinggi

2. Bojonggenteng Menengah, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

3. Caringin Menengah-Tinggi

4. Ciambar Menengah-Tinggi

5. Cibadak Menengah-Tinggi

6. Cibitung Menengah-Tinggi

7. Cicantayan Menengah-Tinggi

8. Cicurug Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

9. Cidadap Menengah-Tinggi

10. Cidahu Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

11. Cidolog Menengah-Tinggi

12. Ciemas Menengah-Tinggi

13. Cikakak Menengah-Tinggi

BACA JUGA: Bencana Pergerakan Tanah Ancam 60 KK di Desa Bantarkalong Kabupaten Sukabumi

14. Cikembar Menengah-Tinggi

15. Cikidang Menengah-Tinggi

16. Cimanggu Menengah-Tinggi

17. Ciracap Menengah, 18.Cireunghas Menengah-Tinggi

19. Cisaat Menengah, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

20. Cisolok Menengah-Tinggi

21. Curugkembar Menengah-Tinggi

22. Gegerbitung Menengah-Tinggi

23. Gunungguruh Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

24. Jampang Kulon Menengah-Tinggi

25. Jampang Tengah Menengah-Tinggi

26. Kabandungan Menengah-Tinggi

27. Kadudampit Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

28. Kalapanunggal Menengah-Tinggi

29. Kalibunder Menengah-Tinggi

30. Kebonpedes Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

31. Lengkong Menengah-Tinggi

32. Nagrak Menengah-Tinggi

33. Nyalindung Menengah-Tinggi

34. Pabuaran Menengah-Tinggi

35. Parakansalak Menengah-Tinggi

36. Parungkuda Menengah, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

37. Pelabuhanratu Menengah-Tinggi

38. Purabaya Menengah-Tinggi

39. Sagaranten Menengah-Tinggi

40. Simpenan Menengah-Tinggi

BACA JUGA: 80% Wilayah di Kabupaten Sukabumi Rawan Tanah Bergerak

41. Sukabumi Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

42. Sukalarang Menengah-Tinggi,Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

43. Sukaraja Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang/Aliran Bahan Rombakan

44. Surade Menengah

45. Tegalbuleud Menengah-Tinggi

46. Waluran Menengah

47. Warungkiara Menengah-Tinggi

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan BMKG tersebut, Okih, sejumlah daerah di Kabupaten Sukabumi, memang rawan terhadap pergerakan tanah.

Untuk itu, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada para Koordinator SARDA tingkat kecamatan buat meningkatkan kewaspadaannya.

"Berdasarkan data potensi kerawanan pergerakan tanah, sebagaimana yang telah dikeluarkan oleh BMKG, saya sudah menginstruksikan kepada jajaran, para Koordinator Pos SARDA di masing-masing kecamatan untuk meningkatkan kewaspadaan," tandas Okih.

BACA JUGA: Belasan KK Terancam, Akibat Pergerakan Tanah di Sindangraja Kabupaten Sukabumi

Ia pun mengaku terus siaga dan mensosialisasikannya kepada masyarakat, mengingat situasi dan kondisi (Sikon) cuaca memasuki musim hujan sudah mulai menunjukan intensitas cukup sering di beberapa wilayah.

"Intensitas curah hujan di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, mulai sering. Saya mengimbau kepada masyarakat, agar lebih meningkatkan kewaspadaannya," tegasnya.

Berita Terkini