bankbjb

Tiga Rumah di Sukaraja Sukabumi Terancam Banjir dan Longsor

Jumat 7 Okt 2022, 23:13 WIB
Tiga Rumah di Sukaraja Sukabumi Terancam Banjir dan Longsor

SUKABUMIUPDATE.com - Luapan Sungai Cisalam mengakibatkan banjir dan longsor di Kampung Ciseke dan Kampung Cimahpar, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat sore (7/10/2022). Sedikitnya ada tiga rumah yang dilaporkan terancam.

Debit air Sungai Cisalam meningkat lalu meluap lantaran diguyur hujan deras sejak Jumat siang. Akibatnya air masuk ke dua rumah warga yakni milik keluarga Faisal Ramdani (34 tahun). Sementara tanah longsor yang terjadi pada aliran sungai mengancam rumah tetangga Faisal.

Faisal mengatakan longsor sudah terjadi selama tiga tahun terakhir lantaran Sungai Cisalam menyempit dan rumah dia dan tetangganya tepat ada di depan aliran sungai. "Air meluap ke permukaan lalu masuk ke rumah saya," kata Faisal kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

Menurut Faisal, kondisi ini diperparah dengan robohnya dinding sebuah perusahaan negara bidang logistik pangan yang tepat di samping Sungai Cisalam. Dinding yang roboh membuat material bangunan seperti bambu dan papan terbawa arus sungai dan menghambat laju air.

"Longsor di depan rumah saya mengakibatkan akses jalan warga menjadi tertutup dan mengancam rumah lain," kata Faisal. "Awalnya lubang longsoran tidak terlalu besar, tetapi karena gerusan air sungai yang deras menjadi membesar lubangnya," imbuh dia.

Baca Juga :

Faisal berharap ada solusi terkait kejadian ini karena mengancam keselamatan keluarganya di rumah, "Pernah kejadian di malam hari saat sudah pada tidur, air tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan membuat kami sekeluarga sementara mengungsi ke rumah saudara," ujar dia.

"Untuk sementara saya membuat tanggul dari batu split yang dibungkus karung untuk memecah arus air ke tiga arah aliran supaya debit air tidak terlalu besar serta tidak meluap ke rumah," kata Faisal.

Tak ada korban luka maupun jiwa. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukaraja berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan asesmen. Kebutuhan saat ini adalah karung plastik untuk diisi pasir agar bisa menahan arus air masuk ke rumah.

REPORTER: CRP/GIANNI FATHIN RABBANI


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini