Warga Sukabumi dan Cianjur dibuat geger oleh kemunculan bola api berwarna merah yang melintas di langit selatan pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Fenomena tersebut terlihat bergerak cepat dan di sejumlah wilayah Cianjur disertai suara dentuman keras, bahkan sempat direkam oleh warga.
Berdasarkan penjelasan ahli IPB University, peristiwa ini tidak berkaitan dengan cuaca ekstrem, aktivitas seismik, maupun vulkanik. Fenomena tersebut diduga kuat sebagai bolide, yakni meteoroid berukuran besar yang masuk ke atmosfer Bumi dan meledak, memicu kilatan cahaya terang serta gelombang kejut yang terdengar sebagai dentuman. Meski demikian, penyebab pastinya masih memerlukan kajian dan temuan lapangan lanjutan