TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Wartawan Sukabumi Diduga Dianiaya saat Liput Korban Jatuh ke Sungai Cimandiri

Selasa 14 Jun 2022, 10:05 WIB
Wartawan Sukabumi Diduga Dianiaya saat Liput Korban Jatuh ke Sungai Cimandiri

SUKABUMIUPDATE.com - Belasan orang tidak dikenal diduga menganiaya wartawan media online Jurnal Sukabumi Ilham Nugraha (26 tahun) saat meliput tiga korban jatuh dari Jembatan Bagbagan ke Sungai Cimandiri di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin, 13 Juni 2022. Dugaan penganiayaan ini terjadi di RSUD Palabuhanratu sekira pukul 19.00 WIB.

Ilham mengatakan dugaan penganiayaan ini berawal saat adanya cekcok hingga saling dorong di ruang IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Ilham yang saat itu sedang bertugas bersama dua wartawan lain, dituding telah mengambil gambar dan diminta menghapus gambar tersebut. Padahal, Ilham mengaku belum mengambil gambar apa pun.

"Ada dua orang, salah satunya seumuran pemuda, menginginkan adanya penghapusan gambar di handphone. Ternyata kan tidak ada pengambilan gambar di ruangan tersebut," kata Ilham kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/6/2022). Saling dorong terjadi hingga ke luar ruang IGD. "Saat di luar IGD, terjadi pengeroyokan oleh belasan orang," imbuhnya.

photoJembatan Bagbagan di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang sedang diperbaiki pada bagian lantainya. - (Sukabumiupdate.com/Denis Febrian)

Baca Juga :

Menurut Ilham, sejumlah orang di IGD, termasuk terduga pelaku penganiayaan dirinya, mengetahui Ilham merupakan wartawan. Sebab, sebelum masuk ke ruang IGD, Ilham telah mewawancara salah satu saksi yang menolong korban terjatuh ke sungai tersebut. Ilham menyebut wawancara ini dilakukan tepat di depan ruang IGD RSUD Palabuhanratu.

"Liputan bertiga (bersama wartawan lain). Masuk ke IGD juga bertiga, sampai diusir dari IGD pun bertiga. Hanya ada salah satu yang fokus ke saya pribadi," kata Ilham. Saat menjalankan tugas liputan tersebut, Ilham mengaku sudah memakai kartu identitas atau ID card wartawan, namun tertutupi jaket. "Pakai ID card, cuma tertutupi jaket," kata dia.

Akibat kejadian tersebut, Ilham mengalami luka pada kepala dan memar di bagian punggung. Ia pun telah melaporkan kejadian dugaan penganiayaan ini ke Polres Sukabumi dengan nomor laporan: STBL/602/VI/2022/SPKT/POLRES SUKABUMI/POLDA JAWA BARAT.

Chief Executive Officer atau CEO Jurnal Sukabuimi Eman Sulaeman secara tegas meminta polisi mengusut tuntas dan menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap wartawannya. Menurut Eman, setiap wartawannya yang bertugas selalu dilengkapi kartu identitas pers dan tentunya saat melakukan peliputan mematuhi kode etik sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Kami meminta kepada Polres Sukabumi untuk menangkap seluruh pelaku dan menjerat dengan KUHP dan UU Pers untuk memberikan efek jera, agar kasus seperti ini tidak terulang kembali menimpa para insan pers di kemudian hari," kata mantan wartawan Poskota tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan Santosa mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dugaan penganiayaan ini. Putu menyebut tidak ada CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian. "Masih dalam penanganan dan penyelidikan kami. CCTV yang mengarah lokasi TKP tidak ada," kata dia.

Sebelumnya, polisi menjelaskan kronologi jatuhnya tiga orang ke Sungai Cimandiri dari Jembatan Cimandiri atau lebih dikenal dengan Jembatan Bagbagan di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin, 13 Juni 2022, sekira pukul 17.40 WIB. Insiden ini terjadi saat ketiganya berkendara menggunakan sepeda motor matik.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini