Argentina Catat 25 Pelanggaran di Final Piala Dunia 2026, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Sukabumiupdate.com
Selasa 21 Jul 2026, 15:52 WIB
Argentina Catat 25 Pelanggaran di Final Piala Dunia 2026, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Pelanggaran keras Enzo Fernandez terhadap Pau Cubarsi di final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina (Sumber: web/en.as.com)

SUKABUMIUPDATE.com- Di laga final Piala Dunia antara Spanyol menghadapi Argentina ada statistik yang menjadi sorotan. Tim asuhan Lionel Scaloni tercatat melakukan 25 pelanggaran, hal tersebut merupakan jumlah terbanyak dalam final Piala Dunia. 

Satu-satunya final Piala Dunia di mana Argentina melakukan lebih banyak pelanggaran terjadi empat tahun sebelumnya melawan Prancis di Qatar, ketika Albiceleste dikenai 26 pelanggaran. Catatan tersebut memberikan arti yang jelas bahwa laga berjalan dengan tekanan yang tinggi. 

Baca Juga: Lionel Messi Buka Suara Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Singgung Rasa Sakit dan Beri Pesan Mengharukan

Sepanjang pertandingan final yang berlangsung dengan tensi tinggi, Argentina tercatat melakukan 25 pelanggaran, sedikit lebih banyak dibandingkan 21 pelanggaran yang dilakukan Spanyol. Tim asal Amerika Selatan itu juga menerima lima kartu kuning selama waktu normal hingga babak perpanjangan waktu, yang menggambarkan kerasnya permainan serta tingginya intensitas mereka dalam menjaga pertahanan.

Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-90, ketika Enzo Fernandez diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran keras, sehingga Argentina harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Pertandingan final berlangsung dengan duel fisik yang sengit, tetapi dari sisi produktivitas serangan Spanyol tampil jauh lebih dominan dibandingkan Argentina.

Baca Juga: FIFA Guyur Spanyol Rp897,3 Miliar Usai Juara Piala Dunia 2026, Masih di Bawah Anggaran MBG

Skuad asuhan Luis de la Fuente mencatatkan 20 percobaan tembakan, sedangkan Argentina hanya mampu melepaskan tiga tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah tersebut, Spanyol menghasilkan 11 tembakan tepat sasaran, sementara La Albiceleste gagal mencatatkan satu pun tembakan yang mengarah ke gawang.

Dominasi La Roja juga terlihat dalam penguasaan bola yang mencapai 68 persen. Spanyol sukses membukukan 803 operan dengan tingkat akurasi 90 persen, sedangkan Argentina hanya mencatat 445 operan dengan akurasi 78 persen, menandakan kesulitan mereka mempertahankan aliran permainan.

Baca Juga: Daftar Peraih Penghargaan Individu Piala Dunia 2026: Rodri Pemain Terbaik, Kylian Mbappe Top Skor

Gol semata wayang Ferran Torres pada babak tambahan waktu akhirnya memastikan kemenangan Spanyol sekaligus menghadirkan gelar Piala Dunia putra kedua dalam sejarah mereka. Keberhasilan tersebut disambut meriah oleh sekitar dua juta pendukung yang turun ke jalan-jalan Madrid untuk merayakannya.

Di sisi lain, kekecewaan Argentina memuncak seusai pertandingan. Leandro Paredes dikabarkan menerima kartu merah setelah terlibat insiden dengan Eric Garcia, yang berujung pada aksi mencekik dan menjatuhkan bek Spanyol tersebut dalam keributan pascalaga. Insiden itu kini tengah menjadi perhatian FIFA dan masih dalam proses penyelidikan.

Sumber: diario.as

Berita Terkait
Berita Terkini