SUKABUMIUPDATE.com - Real Madrid dan Vinicius Junior tengah melakukan pembicaraan mengenai kontrak baru. Los Blancos kabarnya memberikan penawaran baru yang lebih baik, hal tersebut memberikan dampak positif bagi perwakilan pemain mengenai kontrak tersebut.
Kabar kontrak pemain asal Brasil tersebut di Real Madrid semakin menuju kearah positif di beberapa pekan terakhir, hal tersebut menjadi jawaban setelah kontraknya di tim akan berakhir hingga akhir musim 2027. Real Madrid sempat memberikan kesempatan bagi Vinicius Junior untuk pergi dari tim jika tak mencapai kesepakatan dalam hal kontrak.
Baca Juga: Vinicius Junior Terancam Tinggalkan Real Madrid, Negosiasi Kontrak Belum Temui Titik Terang
Tawaran kontrak sebelumnya masih berada jauh di bawah permintaan kubu Vinícius Júnior yang menginginkan nilai sekitar 30 juta euro (sekitar Rp560 miliar) per musim.
Dalam proposal terbaru, Real Madrid dikabarkan telah meningkatkan nilai gaji yang ditawarkan kepada sang penyerang, sekaligus menambahkan sejumlah klausul dan bonus. Meski demikian, negosiasi masih menemui jalan buntu karena kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan terkait hak citra, sebagaimana diungkapkan oleh salah satu sumber.
Baca Juga: Real Madrid Incar Yan Diomande dan Rodri, Mourinho Siapkan Perombakan Besar Skuad
Saat ini, Vinicius diketahui menerima gaji sekitar 17,5 juta euro per tahun. Pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya sendiri telah berlangsung selama beberapa bulan, namun belum menunjukkan perkembangan berarti hingga pertemuan terbaru yang digelar pada Rabu.
Di tengah situasi tersebut, Arsenal disebut terus memantau perkembangan negosiasi dan berharap memiliki peluang untuk merekrut pemain asal Brasil itu apabila proses perpanjangan kontrak dengan Real Madrid gagal mencapai kesepakatan.
Baca Juga: Real Madrid Incar Yan Diomande dan Rodri, Mourinho Siapkan Perombakan Besar Skuad
Meski pihak yang dekat dengan Vinicius membantah telah melakukan komunikasi dengan klub asal London tersebut, sumber lain mengungkapkan bahwa sejumlah pembicaraan memang sempat terjadi, termasuk dengan pelatih Arsenal, Mikel Arteta.
Sumber: diario.as
















