Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Rilis 5 Aturan Baru

Sukabumiupdate.com
Selasa 31 Mar 2026, 21:21 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Rilis 5 Aturan Baru

Lionel Messi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti saat menghadapi Venezuela di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Sumber: web/afa.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada akan digelar pada 11 Juni-19 Juli 2026 mendatang. FIFA selaku federasi tertinggi sepak bola dunia, memberikan perubahan aturan utama. Aturan ini diberlakukan untuk mengurangi pemborosan waktu dan membuat pertandingan berjalan efektif. 

Dilansir dari diario.as, FIFA berupaya meminimalkan jeda yang tidak perlu dalam pertandingan yang kerap mengganggu ritme permainan. Dalam aturan terbaru, pemain yang ditarik keluar tidak lagi diperbolehkan berjalan santai untuk mengulur waktu, tim akan dikenai sanksi jika proses pergantian berlangsung terlalu lama.

Perubahan menarik lainnya berkaitan dengan penggunaan VAR. Untuk pertama kalinya, petugas VAR diberi kewenangan untuk turut meninjau keputusan kartu kuning, dengan tujuan mencegah terjadinya kartu merah yang dianggap tidak adil.

Baca Juga: BBM Dipastikan Tak Naik, Hergun: Jawaban atas Keresahan Masyarakat

Berikut aturan baru untuk Piala Dunia 2026;

1. Pergantian pemain beradasrkan waktu

Pemain pengganti akan memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan. Jika mereka membutuhkan waktu lebih lama, pemain yang masuk harus menunggu satu menit penuh sebelum masuk, sehingga tim mereka untuk sementara waktu kekurangan satu pemain.

2. Batas waktu untuk memulai laga

Tendangan gawang dan lemparan ke dalam harus dilakukan dalam waktu lima detik . Jika sebuah tim melebihi batas waktu tersebut, penguasaan bola akan diberikan kepada tim lawan.

Baca Juga: Efek Konflik Global! Antrean BBM Mengular di Sukabumi, Ojol Menjerit

3. Perawatan tim medis di luar lapang

Setiap pemain yang meminta perawatan medis harus tetap berada di luar lapangan selama satu menit sambil dievaluasi, dengan satu-satunya pengecualian adalah cedera yang disebabkan oleh pelanggaran yang mengakibatkan kartu untuk pemain lawan.

4. Peran kapten 

Hanya kapten tim yang diperbolehkan memprotes atau mempertanyakan keputusan wasit. Pemain lain yang mendekati wasit berisiko langsung mendapatkan kartu kuning. Ini untuk mencegah pemain mengerumuni wasit untuk memprotes atau mengintimidasi.

Baca Juga: Hergun Ajak Warga Kota Sukabumi Bangkit di Usia ke-112, Dorong Sinergi dan Inovasi

5. Wewenang VAR

Petugas VAR kini dapat meninjau kartu kuning kedua yang mengakibatkan pemain dikeluarkan dari lapangan, serta tendangan sudut yang diberikan secara tidak benar. Hal ini memberikan peran yang lebih luas kepada tinjauan video dalam mencegah kesalahan yang dapat mengubah jalannya pertandingan.

Sumber: diario.as

Berita Terkait
Berita Terkini