TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Presiden Jokowi Perbolehkan Mudik Lebaran dan Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

Rabu 23 Mar 2022, 20:49 WIB
Presiden Jokowi Perbolehkan Mudik Lebaran dan Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah mulai melonggarkan kebijakan pada Ramadan 1443 H / 2022 M. Kali ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengizinkan bagi umat muslim untuk melakukan salat tarawih berjamaah di masjid atau musala. Selain itu, ia juga memperbolehkan mudik Lebaran Idul Fitri 2022.

Sedangkan bagi pejabat dan pegawai pemerintah, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house di saat Lebaran nanti.

“Tahun ini, umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan persnya, Rabu (23/03/2022), di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga :

Menurut Jokowi, situasi pandemi COVID-19 di tanah air terus membaik, oleh karena itu pemerintah memutuskan untuk melakukan sejumlah pelonggaran terdapat pembatasan kegiatan masyarakat.

“Sampai dengan kemarin, tanggal 22 Maret tahun 2022, perkembangan pandemi COVID-19 di negara kita terus membaik. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mengambil beberapa langkah-langkah pelonggaran,” katanya.

Jokowi juga menegaskan bahwa bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba melalui bandar udara di seluruh Indonesia tidak perlu lagi harus melewati karantina. Meski demikian, pemerintah tetap mewajibkan dilakukannya tes usap PCR pada saat kedatangan. PPLN dengan hasil tes PCR positif saat kedatangan akan ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.

“Pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR. Kalau tes PCR-nya negatif, silahkan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif, akan ditangani oleh Satgas COVID-19,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Kepala Negara pun kembali mengingatkan semua pihak untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya.


Denis Febrian
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini