Gara-gara Anggota Injak Kepala Warga, KSAU Ganti Danlanud Merauke

Sukabumiupdate.com
Rabu 28 Jul 2021, 20:29 WIB
Gara-gara Anggota Injak Kepala Warga, KSAU Ganti Danlanud Merauke

SUKABUMIUPDATE.com - KSAU atau Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo akan mengganti Komandan Pangkalan Udara Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma), Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto dan Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Dma. Pergantian itu menyusul tindak kekerasan oleh dua anggota TNI AU kepada seorang warga di Merauke, Papua.

"Setelah melakukan evaluasi dan pendalaman, saya akan mengganti Komandan Lanud JA Dimara beserta Komandan Satuan Polisi Militer Lanud JA Dimara," kata Fadjar dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Juli 2021.

KSAU Fadjar mengatakan pergantian ini merupakan pertanggungjawaban atas tindak kekerasan yang dilakukan dua anggota Lanud Dma. Adapun proses hukum terhadap dua anggota TNI AU itu telah memasuki tahap penyidikan oleh Satuan Polisi Militer Lanud Dma.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Indan Gilang Buldansyah mengatakan kedua telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana. "Saat ini kedua tersangka menjalani penahanan sementara selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan selanjutnya," kata Indan.

Indan belum merinci sanksi hukuman yang akan dijatuhkan kepada kedua tersangka. Ia meminta semua pihak menunggu proses hukum yang sedang berjalan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan TNI.

"Saat ini masih proses penyidikan terhadap kedua tersangka, tim penyidik akan menyelesaikan BAD dan nantinya akan dilimpahkan ke Oditur Militer untuk proses hukum selanjutnya," ujar Indan.

Dua anggota TNI AU, yakni Sersan Dua (Serda) Dimas dan Prajurit Dua (Prada) Rian sebelumnya melakukan kekerasan terhadap seorang warga Papua di Merauke. Awalnya, korban tengah terlibat perseteruan dengan seorang pria lainnya di sebuah warung.

Anggota TNI AU tersebut lantas datang dan memiting tangan korban serta mendorongnya keluar dari warung ke pinggir jalan. Mereka juga membuat korban menelungkup di trotoar. Seorang di antaranya menginjak kepala korban. Video peristiwa ini beredar di media sosial dan memicu protes publik terhadap tindakan kekerasan tersebut.

SUMBER: BUDIARTI UTAMI PUTRI/EGI ADYATAMA/TEMPO.CO

Editor :
Tags :
Berita Terkini