Motor Dibakar, Bentrok Massa Pelajar dan Polisi di Pejompongan Tanah Abang

Sukabumiupdate.com
Kamis 27 Agu 2026, 21:07 WIB
Motor Dibakar, Bentrok Massa Pelajar dan Polisi di Pejompongan Tanah Abang

Ilustrasi AI. bakar motor (Sumber: copilot)

SUKABUMIUPDATE.com - Kericuhan pecah jelang malam, antara massa demonstran dan pihak kepolisian, dalam aksi lanjutan 27 Agustus 2026 di DPR RI. Bentrok terjadi antara massa pelajar dengan aparat kepolisian, di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) sehabis magrib.

Menurut saksi mata sejumlah sepeda motor yang dibakar di dekat pos polisi area tersebut. Kericuhan pecah persis di depan Menara BNI Pejompongan, Jalan Pejompongan Raya, yang mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak dan arus lalu lintas lumpuh total.

Berdasarkan pantauan suara.com di lokasi, massa aksi yang didominasi oleh pelajar STM mulai memadati area tersebut sejak sore hari. Ketegangan meningkat saat sebuah sepeda motor dibakar tepat di lampu lalu lintas Pejompongan yang mengarah ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Kemlu RI: 45 WNI Berada di Nepal, Belum Ada Laporan Terdampak Banjir Bandang

"Ada motor yang dibakar," teriak salah seorang warga.

Hingga menjelang malam, jumlah massa dilaporkan terus meningkat. Selain kelompok pelajar, terlihat massa juga berdatangan dari arah perkampungan di pinggir rel kereta api.

Kehadiran massa yang masif membuat ruas jalan dari arah Bendungan Hilir menuju Palmerah maupun arah sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan bermotor sama sekali.

Baca Juga: Total 12 Pelajar Sukabumi Diamankan di Bogor, Ngaku Dapat Ajakan Demo Jakarta via WA

Pada awal kejadian, belum terlihat adanya barikade atau personel kepolisian di titik utama kericuhan. Hal ini membuat situasi sempat tidak terkendali sebelum akhirnya bentrokan pecah di sekitar Pos Polisi Pejompongan.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai bertindak anarkis. Beberapa ambulans disiagakan di dekat Lampu Merah Slipi, Kecamatan Palmerah, untuk memberikan pertolongan medis darurat bagi mereka yang terdampak.

Salah satu peserta aksi yang harus dilarikan ke ambulans adalah R, pelajar yang mengikuti aksi tersebut. "Sesak. Saya dikasih oksigen ini. Kena gas air mata sama ada asap motor yang dibakar," kata R.

Baca Juga: Karhutla Perbukitan Karang Para Sukabumi, Warga: Asapnya Turun ke Jalan Raya

Redaksi masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian terkait penanganan massa aksi dalam unjuk rasa mendesak RUU Perampasan Aset di DPR RI.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini