Mantan Kepala BIN Hendropriyono Sebut Pihak Asing Dalang di Balik Demo Ricuh DPR

Sukabumiupdate.com
Jumat 29 Agu 2025, 09:20 WIB
Mantan Kepala BIN Hendropriyono Sebut Pihak Asing Dalang di Balik Demo Ricuh DPR

Hendropriyono sindir adanya campur tangan pihak asing di balik ricuhnya demo DPR. (Sumber : Instagram/@amhendropriyono).

SUKABUMIUPDATE.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono menilai kericuhan dalam aksi demonstrasi di kawasan DPR pada 25 dan 28 Agustus tidak sepenuhnya murni. Ia menduga ada campur tangan pihak asing yang menjadi aktor di balik terjadinya kekacauan tersebut.

Menurut Hendropriyono, dirinya sudah mengantongi informasi mengenai siapa yang berperan dalam peristiwa itu. Namun, ia memilih belum menyebutkan detail lebih jauh mengenai pihak yang dimaksud.

"Karena saya tahu, saya nggak lebih pintar dari kalian. Saya tidak lebih pintar tapi saya mengalami semua, dan ini ada yang main gitu. Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana," kata Hendropriyono usai bersama eks pejuang Timor Timur bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/8/2025), dikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Istana Sampaikan Permintaan Maaf atas Insiden Rantis Brimob Lindas Driver Ojol

Menurut Hendropriyono, dalang yang bermain berasal dari pihak luar negeri, hanya saja mereka memiliki kaki tangan yang berada di dalam.

"Dari luar. Dari luar. Orang yang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya yang ada di dalam, dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," kata Hendropriyono.

Kendati belum mengungkapkan detail siapa pihak luar yang dimaksud menjadi dalang, Hendropriyono memberikan dugaan bahwa yang menggerakan kaki tangan ialah pihak luar non-state actor.

Baca Juga: 7 Anggota Brimob Diperiksa Buntut Diver Ojol Tewas Dilindas Rantis

"Sebetulnya non-state. Tapi pengaruhnya sangat besar kepada kebijakan dari negaranya. Kebijakannya itu langkah-langkahnya kita baca selalu pas dengan usulan dari non-state,"ungkapnya.

Menurut dia, non-state tapi isinya George Soros, isinya George Tenet, isinya tadi disampaikan David Rockefeller, Bloomberg.

"Baca sendirilah kaum kapitalis begitu. Itu yang usul," imbuh Hendropriyono.

Baca Juga: Respon Istana soal Ojol Dilindas Rantis: Polisi Diminta Menahan Diri Saat Amankan Demo

Hendropriyono menyampaikan tujuan dari pihak luar ikut bermain adalah melakukan penjajahan, hanya saja berbeda cara pendekatan.

"Tujuannya kan sama saja. Dari dulu juga maunya menjajah. Tapi kan caranya lain. Dulu kan pakai peluru, pakai bom. Kalau kita masih diam saja ya habis kita," ujarnya

Sumber: Suara.com

Berita Terkait
Berita Terkini