SUKABUMIUPDATE.com - Yayasan Tarbiyatusshibyan (YATSHI) Cisaat, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Capacity Building dan Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat profesionalisme tenaga pendidik di seluruh lembaga yang berada di bawah naungannya.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas MI YATSHI pada Rabu (22/7/2026) itu diikuti oleh seluruh dewan guru, dewan pembina, dan dewan pengawas YATSHI. Acara dimulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dengan menghadirkan Asep Deni sebagai narasumber utama.
Ketua Yayasan Tarbiyatusshibyan (YATSHI), Ustad Syamsul Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan yang dikelolanya.
Menurut Ustad Syamsul, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas guru yang terus berkembang, memiliki motivasi tinggi, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat sinergi seluruh tenaga pendidik agar memiliki visi yang sama dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Guru tidak hanya dituntut profesional dalam mengajar, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ustad Syamsul.
Baca Juga: 13 Formatur Sepakati KH Nadziri Pimpin Kembali MUI Sukabumi, Sekretaris KH Encep Assalam
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema "Bersinergi Mengembangkan Mutu Pendidikan, Profesionalisme, Motivasi Kerja melalui Pembiasaan Akhlakul Karimah." Tema tersebut dipilih sebagai landasan untuk memperkuat budaya kerja yang positif di lingkungan pendidikan YATSHI.
Selain menjadi forum peningkatan kapasitas, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai rapat koordinasi bidang pendidikan untuk menyamakan persepsi terkait program kerja, penguatan pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu di setiap satuan pendidikan.
Saat ini Yayasan Tarbiyatusshibyan membawahi lima lembaga pendidikan, yakni SMP PUI YATSHI, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cibolangkaler, Raudhatul Athfal (RA) An-Nashiriyah, Madrasah Diniyah (MD) YATSHI, dan TKQ YATSHI.
Sebanyak 42 guru dari seluruh lembaga tersebut mengikuti kegiatan, terdiri atas 11 guru laki-laki dan 31 guru perempuan.
"Harapannya, seluruh guru semakin termotivasi, dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik sehingga berdampak pada peningkatan kualitas peserta didik di setiap lembaga YATSHI," pungkasnya.
















