Mengenal Aksara Sunda: Lambang Bunyi Ngalagena, Swara dan Angka

Sukabumiupdate.com
Selasa 14 Apr 2026, 19:30 WIB
Mengenal Aksara Sunda: Lambang Bunyi Ngalagena, Swara dan Angka

Ilustrasi - Aksara Sunda adalah sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Sunda (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksara Sunda adalah sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Sunda. Aksara ini dikenal juga sebagai Aksara Sunda Baku, yang merupakan hasil standarisasi dari aksara Sunda kuno yang dulu dipakai sejak masa kerajaan seperti Kerajaan Sunda.

Dalam tulisan yang berjudul “Membaca dan Menulis Aksara Sunda” yang dibuat Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat tahun 2021, dikatakan jika aksara Sunda berjumlah 32 buah yang terdiri atas tujuh aksara swara 'vokal mandiri' (a, é, i, o, u, e, dan eu) dan 23 aksara ngalagena atau konsonan (ka-ga-nga, ca-ja-nya, ta-da-na, pa-ba-ma, ya-ra-la, wa-sa-ha, fa-va-qa-xa-za,).

Aksara swara sendiri yaitu tulisan yang melambangkan bunyi fonem vokal mandiri yang dapat berperan sebagai sebuah suku kata yang dapat menempati posisi awal, tengah, dan akhir sebuah kata.

Baca Juga: 10 Istilah Bencana Alam dalam Bahasa Sunda, Hujan Angin Dordar Gelap

Sedangkan aksara ngalagena adalah tulisan yang secara silabis dianggap dapat melambangkan bunyi fonem konsonan dan dapat berperan sebagai sebuah kata maupun suku kata yang bisa menempati posisi awal,tengah maupun akhir sebuah kata.

Jadi, aksara Sunda ini bersifat silabik, yakni tulisan yang dapat mewakili sebuah kata dan suku kata.

Lalu ada juga angka, dimana penulisan angka dalam aksara Sunda memiliki keistimewaan. Kelompok angka harus diapit dengan tanda | … |, baik di dalam kalimat maupun di luar kalimat. Ini untuk membedakan angka dengan aksara.

Berikut adalah daftar aksara ngalagena, swara, dan angka.

Aksara Ngalagena

Aksara Sunda NgalagenaAksara Sunda Ngalagena

Aksara Swara

Aksara Sunda SwaraAksara Sunda Swara

Angka

Angka SundaAngka Sunda

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini