SUKABUMIUPDATE.com - Ambulans RSUD Sekarwangi mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di kawasan Jembatan Serong, Kampung Sundawenang RT 25 RW 11, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 18.33 WIB.
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan ambulans tersebut baru selesai mengantarkan pasien rujukan ke Cibinong dan sedang dalam perjalanan kembali ke Sukabumi saat kecelakaan terjadi.
"Ambulans dari arah Cibinong, beres merujuk pasien ke Cibinong," kata Irman kepada sukabumiupdate.com.
Menurut Irman, saat kejadian ambulans dalam kondisi kosong dan hanya ditumpangi dua petugas, yakni sopir dan seorang perawat. "Kosong. Di dalam ambulans hanya dua orang, sopir dan perawat," ujarnya.
Terkait penyebab pasti kecelakaan, Irman menyebut pihak rumah sakit masih melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari pengemudi ambulans.
"Untuk kenapa bisa terjadi, itu masih didalami pihak rumah sakit. Lagi ditelusuri dulu," katanya.
Akibat kejadian tersebut, dua orang yang berada di atas sepeda motor mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi.
"Satu korban dirawat di IGD dan satu lagi di ICU," ujar Irman.
Baca Juga: Viking Palabuhanratu Rayakan Persib Juara dengan Donasi Alquran ke Pelosok Sukabumi
Sementara itu, seorang warga setempat berinisial SSW (29) mengaku mendengar suara benturan keras dari dalam rumahnya yang berada tepat di pinggir jalan lokasi kejadian.
"Saya tidak di lokasi, tapi rumah menghadap ke jalan. Yang melihat jelas mah bapak saya yang sedang di teras. Saya di dalam rumah, tapi dengar suara benturan keras," ujar SSW.
Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari kendaraan yang terjepit dump truck. Namun setelah melihat rekaman CCTV dan kondisi di lokasi, ia menduga ambulans yang datang dari arah Bogor menuju Sukabumi terlibat kecelakaan dengan sepeda motor.
"Setahu saya awalnya dikira kepepet dump truck. Ternyata bukan. Dari CCTV terlihat ambulans seperti mau menyalip, tapi sudah tidak terkendali. Di situ ada motor, jadinya tertabrak," tuturnya.
SSW mengatakan saat keluar rumah setelah mendengar benturan, ia melihat seorang korban sudah tergeletak di jalan dengan kondisi mengalami luka serius.
"Pas saya ke depan, korban sudah tergeletak. Darahnya juga sudah banyak. Awalnya saya kira cuma satu korban, ternyata ada satu korban lagi di dekat motor," katanya.
Menurutnya, kedua korban diduga merupakan pengendara dan penumpang dari satu sepeda motor yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Baca Juga: Usai Prancis, Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kenegaraan ke Austria dan Hungaria
Ia juga menyebut penanganan korban berlangsung cukup cepat sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur nasional tersebut.
"Korban langsung dibawa. Tidak lama di lokasi, jadi tidak sempat macet panjang," ujar dia.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun apakah sirine dan lampu rotator ambulans sedang menyala saat insiden terjadi.






