Contoh Penggunaan Kalimat Imperatif dalam Aktivitas Sehari-hari, Yuk Kenali!

Senin 27 November 2023, 13:00 WIB
Ilustrasi - Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan larangan akan sesuatu, memberi perintah pada orang lain, atau untuk melakukan sesuatu (Sumber : Freepik/8photo)

Ilustrasi - Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan larangan akan sesuatu, memberi perintah pada orang lain, atau untuk melakukan sesuatu (Sumber : Freepik/8photo)

SUKABUMIUPDATE.com - Kalimat imperatif menjadi salah satu jenis kalimat dalam bahasa Indonesia yang kerap digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Mungkin masih banyak yang belum tahu dengan kalimat ini, meskipun sebenarnya sering mengucapkannya.

Mengutip dari laman fkip.umsu.ac.id, dalam bahasa Indonesia, kalimat ini dikaitkan dengan suara keras ketika menyuruh orang, atau memohon dengan intonasi halus.

Selain itu, kalimat imperatif juga menjelaskan larangan akan sesuatu, memberi perintah pada orang lain, atau untuk melakukan sesuatu.

Baca Juga: 10 Istilah Hujan Dalam Bahasa Sunda, Beda Kondisi Beda Nama Lho

Salah satu ciri dari kalimat imperatif adalah pemakaian tanda seru (!) di akhir kalimat, dan ketika diucapkan, kalimat perintah ini memakai intonasi tinggi.

Penggunaan kalimat imperatif dapat bervariasi tergantung pada konteks dan tujuan komunikasi. Berikut adalah beberapa situasi di mana kalimat imperatif umumnya digunakan:

Memberikan Perintah:

Contoh: "Tutup pintunya."
Fungsi: Memberikan instruksi atau perintah kepada seseorang.

Memberikan Instruksi:

Contoh: "Ikuti petunjuk dengan teliti."
Fungsi: Memberikan petunjuk atau arahan tentang cara melakukan sesuatu.

Baca Juga: 42 Babasan Sunda dan Artinya, Asa Aing hingga Anak Bawang

Memberikan Saran:

Contoh: "Cobalah makanan ini, sangat enak!"
Fungsi: Memberikan saran atau rekomendasi kepada seseorang.

Memberikan Permintaan:

Contoh: "Tolong bantulah saya mengangkat barang ini."
Fungsi: Meminta bantuan atau jasa dari seseorang.

Memberikan Larangan:

Contoh: "Jangan sentuh itu, panas!"
Fungsi: Memberikan larangan atau peringatan untuk menghindari sesuatu.

Baca Juga: 19 Contoh Kalimat Babasan Sunda: Jadi Lalaki Sing Gedé Kawani, Ulah Bodas Ceuli!

Memberikan Nasihat:

Contoh: "Jaga kesehatanmu dengan pola makan yang sehat."
Fungsi: Memberikan nasihat atau anjuran untuk perilaku yang diinginkan.

Situasi Darurat atau Keadaan Penting:

Contoh: "Segera keluar dari gedung, ada kebakaran!"
Fungsi: Memberikan instruksi cepat dalam situasi darurat.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan kalimat imperatif harus memperhatikan konteks dan intonasi suara yang sesuai dengan situasi. Meskipun kalimat imperatif bersifat langsung, tetapi penggunaannya sebaiknya tetap sopan dan menghormati pendengar atau pembaca.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Science01 Maret 2024, 05:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jabar 1 Maret 2024, Cek Kondisi Langit di Awal Bulan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 1 Maret 2024
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 1 Maret 2024 (Sumber : Instagram/eptilu.id)
Life01 Maret 2024, 05:00 WIB

Pernah Terjebak dalam Situasi Sulit? Cobalah Baca Doa Ini Saat Mengalaminya

Doa dapat menjadi sumber kekuatan, kedamaian, dan harapan saat terjebak dalam situasi sulit.
Doa dapat menjadi sumber kekuatan, kedamaian, dan harapan saat terjebak dalam situasi sulit. | Sumber: Pixabay.com (derudyarra)
Inspirasi29 Februari 2024, 23:54 WIB

Budaya Kerja Jadi Rahasia Kesuksesan Netflix, Bikin Betah Karyawan!

Terungkap rahasia kesuksesan netflix, budaya kerjanya bikin betah karyawan.
Gambar logo netflix. (Sumber : Pinterest)
Sukabumi29 Februari 2024, 23:54 WIB

Rindu Atraksi Barongsai, Ribuan Pengunjung Padati Bazar Cap Go Meh Kota Sukabumi

Ribuan pengunjung yang rindu atraksi Barongsai tumpah ruah penuhi Bazar Cap Go Meh di Kota Sukabumi. Ada juga bazar UMKM dilokasi acara Cap Go Meh
Ribuan Pengunjung padati Jalan Pajagalan Kota Dukabumi dapam acara Vazar Cap Go Meh pada Kamis (29/2/2024) | Foto : Asep Awaludin
Food & Travel29 Februari 2024, 23:49 WIB

Daftar 21 Merek Kurma Produk Israel, Banyak Beredar saat Ramadan

Masyarakat mulai membeli kurma seiring jelang bulan Ramadan tahun 2024. Namun Anda bisa memilah kurma yang akan Anda beli karena kurma produk Israel tersebar di berbagai negara termasuk Indonesia.
Daftar 21 kurma produk Israel yang banyak beredar saat Ramadan | Foto : Pixabay
Internasional29 Februari 2024, 23:38 WIB

Innalillahi, Korban Meninggal Akibat Serangan Israel di Gaza Tembus 30 Ribu Jiwa

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Kamis 29 Februari 2024 menyebut jumlah kematian di Jalur Gaza sejak serangan Israel pada 7 Oktober lalu telah melampaui 30 ribu jiwa
Jumlah kematian di Jalur Gaza sejak serangan Israel pada 7 Oktober lalu telah melampaui 30 ribu jiwa | Foto: YouTube/Chiosphotos.gr
Nasional29 Februari 2024, 23:30 WIB

Stok Jagung Langka dan Mahal, PINSAR Desak Pemerintah Turun Tangan

Kalangan peternak ayam petelur yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional mendesak pemerintah campur tangan
Stok Jagung langka | Foto : Pixabay
Sukabumi Memilih29 Februari 2024, 23:23 WIB

Golkar Rebut 2 Kursi, 9 Caleg Dapil 3 Diprediksi Lolos DPRD Kabupaten Sukabumi

Berikut daftar nama Caleg Dapil 3 yang diprediksi menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2024-2029.
Daftar 9 Caleg Dapil 3 Kabupaten Sukabumi yang diprediksi lolos ke Jajaway. (Sumber : Sukabumi Update)
Nasional29 Februari 2024, 23:17 WIB

Ambang Batas Parlemen 4 Persen Tidak Berlaku Mulai 2029

Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen yang selama ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Hakim Mahkamah Konstitusi | Foto : Ist
Sukabumi29 Februari 2024, 23:03 WIB

Ratusan Warga Datangi Balai Desa Wanasari Sukabumi Pertanyakan Pemotongan BPNT

Ratusan warga Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi mendatangi kantor Desa Wanasari mempertanyakan kaitan adanya dugaan pemotongan BPNT, Kamis 29/2/2024.
Ratusan warga ontroh balai desa Wanasari Surade Sukabumi pertanyakan pemotongan BPNT | Foto : Ragil Gilang