Anggota DPRD Jabar, M Jaenudin Bicara Pengembangan Ekonomi Kreatif di Sukabumi

Rabu 19 Juli 2023, 18:20 WIB
Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin saat memberikan paparan dalam acara sosialisasi Perda Provinsi Jawa Barat tentang Pengembangan Ekonomi Kreatid di Semplak Sukalarang Sukabumi | Foto : Ist

Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin saat memberikan paparan dalam acara sosialisasi Perda Provinsi Jawa Barat tentang Pengembangan Ekonomi Kreatid di Semplak Sukalarang Sukabumi | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin mengajak masyarakat Sukabumi untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di daerah. Dia juga memberikan contoh kesuksesan pengembangan ekonomi kreatif di daerah lain yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat setempat.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan pemaparan dalam agenda sosialisasi atau penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 15 tahun 2017 tentang “Pengembangan Ekonomi Kreatif” di aula Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi pada 7-8 Juli 2023.

Menurut anggota Komisi V DPRD Jabar itu, lahirnya Perda Nomor 15 tahun 2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif merupakan jawaban bagi para pelaku usaha seni yang ada di Jawa Barat terhadap kebutuhan aturan dan regulasi sekaligus merupakan kewajiban bagi Pemprov Jabar untuk melindungi mereka. 

Baca Juga: Intip Gaji Presiden Indonesia dari Masa ke Masa, Ir Soekarno Pernah Digaji Rp 1000

Politisi PDIP itu berharap dengan adanya penyebarluasan perda ini, setidaknya masyarakat mengetahui tentang fasilitas yang harus ditempuh mereka, ketika ingin adanya bantuan permodalan, terutama masalah izin usaha harus yang ditempuh.

"Pemprov Jabar berkomitmen untuk memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan bagi pengembangan ekonomi kreatif di tingkat lokal, seperti adanya kreatif center yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro dalam pengemasan, perizinan, sertifikat halal, dan digital marketing. Nah semua itu harus ditempuh dengan perizinan yang jelas. Usaha apa mereka, lokasi dimana dan dengan identitasnya yang jelas," ungkap Jaenudin kepada sukabumiupdate.com, Rabu (19/7/2023).

Diketahui, Peraturan daerah no 15 tahun 2017 ini merupakan dasar dan payung hukum pelindung bagi warga masyarakat yang ada di wilayah provinsi Jawa Barat. Supaya ada kekuatan hukumnya, sebagai penterjemah dari kerja pemerintah sebagai pelayan publik.

Lebih jauh, Jaenudin menyampaikan bahwa perwujudan Perda tersebut sebagai bukti nyata pemerintah hadir dan mendukung kepentingan masyarakat dalam hal melakukan usaha-usaha kesenian khususnya yang berbasis kultur.

Baca Juga: Komite Respon Keluhan Gagal Zonasi PPDB SMA di Surade Sukabumi

"Harapannya tentu usaha ini mendorong peningkatan perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya budaya bagi industri kreatif secara keseluruhan dan juga mendorong terwujudnya kota kreatif sebagai kota yang mampu melayani kepentingan pengembangan ekonomi kreatif, dan memanfaatkan secara penuh aset kreatif, serta menggunakannya sebagai dasar pembangunan ekonomi, lingkungan, dan social yang berkelanjutan," papar Jaenudin dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader posyandu dan para warga Masyarakat, serta unsur pengurus parati politik itu.

Tak hanya itu, penggunaan sistem informasi melalui digitalisasi di berbagai sektor juga terus dilakukan guna mensosialisasikan sekaligus mempromosikan jenis-jenis usaha kreatif yang sedang dikerjakan.

Selain menekankan pentingnya Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif , Legislator yang terpilih mewakili Dapil V Jabar (Kokab Sukabumi) juga mengungkapkan pentingnya silaturahim dan keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya untuk bersama-sama menjaga kondusifitas bermasyarakat, ditengah ragamnya berbangsa dan bernegara. (adv)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang
Life22 Mei 2024, 14:00 WIB

Kepribadian dan Hati yang Baik, 10 Hal Menarik Ini Bisa Bikin Jatuh Cinta!

Orang yang menarik cenderung bisa membuat pasangan merasa aman, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting.
Ilustrasi. Kepribadian dan Hati yang Baik, Intip Apa Saja Hal Menarik yang Bisa Bikin Jatuh Cinta! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Bola22 Mei 2024, 13:45 WIB

Siap Hadapi Madura United di Final, Bojan Pastikan Seluruh Pemain Bugar

Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series.
Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series. | Foto: persib.co.id/Amandeep Rohimah
Kecantikan22 Mei 2024, 13:30 WIB

Serum, Pelembab hingga Toner, Ini 9 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Niacinamide membantu memperbaiki penghalang kulit, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, polusi, dan faktor lingkungan lainnya.
Ilustrasi. Skincare Niacinamide untuk Kulit Wajah. (Sumber : Pexels/shvetsproduction)
Sukabumi22 Mei 2024, 13:02 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tegalbuleud

Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako, alat mandi, kasur lipat, alat dapur, makanan siap saji, paket makanan anak, dan lain lain.
Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi, salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: istimewa)