SUKABUMIUPDATE.com - Mengawali langkah strategis di tahun 2026, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) krusial guna menyelaraskan visi antara manajemen dan pegawai. Kegiatan yang berlangsung intensif selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (13-14 Februari 2026), ini dipusatkan di Royal Tulip Gunung Geulis Resort, Bogor, sebagai simbol semangat baru dalam mencapai target operasional tahunan yang lebih hijau dan handal.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk mempererat komunikasi dua arah. Melalui koordinasi yang terstruktur, perusahaan berupaya memitigasi tantangan industri energi di masa depan sekaligus memastikan kesejahteraan dan aspirasi pegawai tetap menjadi prioritas utama dalam roda organisasi.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP JPR, Bowo Pramono, menegaskan bahwa soliditas internal adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan listrik bagi wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Menurutnya, tahun 2026 menuntut adaptasi cepat terhadap teknologi dan efisiensi pembangkitan yang hanya bisa dicapai jika hubungan industrial di dalam unit kerja berjalan dengan sangat harmonis.
Baca Juga: Andre Onana Siap Rebut Kembali Posisi Kiper Utama Manchester United
Bowo Pramono menyampaikan pesan mendalam terkait urgensi kegiatan ini bagi keberlanjutan unit bisnis.
"Rapat koordinasi ini bukan sekadar agenda formalitas tahunan, melainkan jembatan untuk menyatukan frekuensi antara kebijakan manajemen dengan realitas di lapangan. Di awal tahun 2026 ini, kami ingin memastikan bahwa setiap lini di UBP JPR memiliki semangat yang sama: satu tujuan untuk keandalan energi negeri. Sinergi dengan Persatuan Pegawai adalah kunci agar inovasi dan produktivitas kita tetap berada di level tertinggi," ungkapnya.
Agenda yang berlangsung hingga malam hari di hari pertama ini mencakup evaluasi kinerja tahun sebelumnya serta pemaparan rencana strategis (renstra) tahun 2026. Diskusi panel dan sesi brainstorming dilakukan secara terbuka, memungkinkan perwakilan pegawai memberikan masukan konstruktif demi kemajuan bersama di lingkungan PT PLN Indonesia Power.
Baca Juga: Raisa Bakal Menggelar Konser Juni 2026, Siap Bernyanyi Bareng Penggemar
Dengan suasana yang tenang di kawasan Gunung Geulis, diharapkan hasil dari rapat koordinasi ini mampu melahirkan kesepakatan-kesepakatan strategis yang membawa dampak positif bagi performa pembangkit. Komitmen yang kuat antara manajemen dan pegawai di awal tahun ini menjadi sinyal positif bahwa PLN IP UBP JPR siap menghadapi dinamika sektor ketenagalistrikan sepanjang tahun 2026. (adv)





