CPNS 2023 Dibuka, Latihan Soal dan Pembahasan TWK SKD Lengkap!

Kamis 29 Desember 2022, 13:45 WIB
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS. (Sumber : Freepik)

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS. (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rencananya kembali dibuka pada tahun 2023 mendatang.

Agar bisa menjadi CPNS terpilih 2023, selain berkas administrasi, hal lain yang harus dipersiapkan adalah Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Seperti diketahui, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) adalah satu dari tiga tes dalam tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS.

Berikut Latihan Soal dan Pembahasan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) SKD CPNS, dikutip dari kitalulus.com!

Sebelumnya, para Calon PNS perlu memahami fungsi TWK itu sendiri.

TWK adalah tes yang bertujuan menguji tingkat pengetahuan CPNS mengenai kebangsaan Indonesia, terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berdasarkan panduan Kesbangpol, materi utama dalam tes TWK terdiri atas pengetahuan sejarah perjuangan bangsa, peranan Indonesia di regional dan global, kemampuan berbahasa Indonesia, dan sistem tata negara Indonesia, baik pusat maupun daerah.

Soal 1: Latihan dan Pembahasan TWK SKD CPNS

1. Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia (baca: Garuda Pancasila). Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Pengamalan Bhinneka Tunggal Ika harus kita terapkan dalam ...

A. Kehidupan bermasyarakat dan bernegara
B. Kehidupan antar masyarakat sesama suku
C. Kehidupan dengan rekan sejawat
D. Hubungan antar rekan kerja
E. Hubungan dengan negara lain

Jawaban: A

Pembahasan

Berdasarkan arti per katanya, bhinneka berarti "beraneka ragam", neka dalam bahasa Sanskerta berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu", ika berarti "itu".

Secara harfiah arti Bhinneka Tunggal Ika yaitu "Beraneka Satu Itu", bermakna berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Beberapa contoh penerapan semboyan Bhineka Tunggal Ika pada kehidupan sehari-hari, diantaranya:

1. Tidak memilih dalam berteman
2. Bersikap rendah hati dan tidak sombong
3. Memberikan kebebasan beragama terhadap orang lain
4. Tidak memaksa orang lain mengikuti kehendak atau ajaran agamanya
5. Bersikap adil terhadap sesama
6. Bertindak, bersikap, dan berperilaku sesuai norma/aturan yang berlaku di masyarakat
7. Menumbuhkan sikap tenggang rasa antar sesama warga negara Indonesia
8. Memiliki sikap toleran yang tinggi atau mudah memaafkan orang lain
9. Menjaga suasana masyarakat agar tidak menimbulkan perpecahan
10. Menjunjung tinggi kepentingan bersama di atas kepentingan individu dan golongan
11. Rela berkorban demi keutuhan NKRI
12. Mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan dengan orang lain
13. Menghargai dan menghormati setiap perbedaan pendapat yang ada
14. Menjalankan setiap kewajiban yang kita miliki sebagai warga negara
15. Menerima hak sewajarnya dan tidak berlebihan

Baca Juga: Apa Saja Tes untuk Masuk CPNS? Simak Tahapan Seleksinya Berikut Ini!

Soal 2: Latihan dan Pembahasan TWK SKD CPNS

2. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah tindakan yang dilakukan di dalam rumah tangga baik oleh suami, istri, maupun anak. KDRT berdampak buruk terhadap fisik, psikis, dan keharmonisan hubungan sesuai yang termaktub dalam pasal 1 UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).

Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah penyimpangan sila ke…

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Jawaban: B

Pembahasan

Penerapan Butir sila ke-2 Pancasila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, diantaranya:

1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan YME
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan Ras, suku, golongan, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial dan warna kulit
3. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
4. Berani membela kebenaran dan keadilan
5. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia dan tidak semena-semena kepada orang lain

KDRT merupakan penyimpanan dari poin ke-5.

Soal 3: Latihan dan Pembahasan TWK SKD CPNS

3. Integrasi nasional harus dimulai dari pejabat negara sehingga bisa memberikan contoh bagi masyarakatnya. Salah satu tindakan pejabat negara yang tidak mendukung integritas negara adalah tindak korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga negara yang dibentuk untuk menyelidiki kasus kejahatan luar biasa seperti Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme(KKN).

Meski KPK berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus korupsi yang mencuat ke publik, namun kasus korupsi masih marak terjadi.

Upaya paling tepat yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghentikan praktik kejahatan luar biasa tersebut adalah ...

A. Menjatuhkan sanksi berat terhadap terdakwa kasus korupsi
B. Menegakkan hukum setegak-tegaknya tanpa pandang bulu
C. Melakukan sosialisasi terkait tindak pidana korupsi dan dampaknya
D. Mengembangkan sikap sadar hukum dalam kehidupan mulai dari lingkungan terkecil
E. Membuat peraturan perundang-undangan tanpa memberi celah untuk berkembangnyapraktik korupsi.

Jawaban: B

Pembahasan

Berdasarkan penjelasan umum Undang-Undang tentang KPK disebutkan bahwa:

“…Tindak pidana korupsi yang meluas dan sistematis juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan hak-hak ekonomi masyarakat, dan karena itu semua maka tindak pidana korupsi tidak lagi dapat digolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi suatu kejahatan luar biasa”.

Kalimat tersebut menjadi salah satu alasan undang-undang ini mengatur kembali pemberian kewenangan penyadapan kepada KPK.

Sekalipun kewenangan yang sama telah diberikan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tentang dimungkinkannya alat bukti petunjuk.

Alat bukti dapat berupa informasi yang diucapkan, dikirim, diterima, atau disimpan secara elektronik dengan alat optik atau yang serupa dengan itu.

Kemudian dokumen, yakni segala bentuk rekaman data atau informasi yang dapat dilihat, dibaca, dan/atau didengar yang dapat dikeluarkan dengan atau tanpa bantuan suatu sarana, baik yang tertuang di atas kertas, benda fisik apapun selain kertas, maupun yang terekam secara elektronik, berupa tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, huruf, tanda, angka, atau perforasi yang memiliki makna.

Keinginan rakyat juga diterjemahkan dalam undang-undang yang menyatakan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Maka seharusnya membawa implikasi pada penanganan korupsi dengan cara-cara yang luar biasa pula, meski tetap dalam koridor aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga: Lengkap! Latihan Soal dan Pembahasan Tes Kemampuan Dasar (TKD) CPNS Materi Antonim

Soal 4: Latihan dan Pembahasan TWK SKD CPNS

4. Nilai pancasila salah satunya adalah nilai praksis yang merupakan implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh ketika terjadi musibah gempa bumi, banyak relawan membagikan nasi bungkus untuk korban bencana alam.

Aktivitas tersebut merupakan pelaksanaan nilai praksis pancasila untuk sila...

A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan
E. Keadilan sosial bagi Seluruh rakyat Indonesia

Jawaban: B

Pembahasan

Nilai praksis adalah realisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan. Pada soal tersebut, kata kunci yang diangkat adalah Relawan.

Membagikan nasi bungkus untuk korban bencana alam merupakan bentuk mencintai sesama manusia dan tertuang dalam sila ke-2 Pancasila.

Penerapan Butir sila ke-2 Pancasila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, diantaranya:

1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan YME
2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan Ras, suku, golongan, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial dan warna kulit
3. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
4. Berani membela kebenaran dan keadilan
5. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia dan tidak semena-semena kepada orang lain

Butir 3 berarti Senang melakukan suatu kegiatan yang bersifat kemanusiaan

Contoh Penerapan butir tersebut yaitu ikut serta memberikan bantuan kepada orang lain yang membutuhkan. Rasa kemanusiaan yang tinggi juga dapat dilakukan dengan membantu sesama makhluk hidup.

Baca Juga: CPNS 2023 Dibuka, Ini 7 Dokumen Wajib untuk Pendaftaran Lengkap dengan Formatnya

Soal 5: Latihan dan Pembahasan TWK SKD CPNS

5. Sebagai ideologi terbuka, Pancasila mengandung tiga nilai meliputi nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis.

Di bawah ini merupakan pernyataan yang tepat untuk nilai instrumental adalah...

A. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dijelaskan lebih terperinci dalam pasal 28E dan pasal 29, UUD NKRI Tahun 1945

B. Pancasila terdiri atas lima nilai, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan

C. Menjaga ketenangan saat hari raya Nyepi adalah wujud perilaku sesuai nilai Ketuhanan Yang Maha Esa

D. Pelaksanaan pemilihan umum presiden dan wakil presiden secara serentak merupakan implementasi nilai kerakyatan

E. Penyelenggaraan pemerintahan yang bersih merupakan perwujudan nilai pancasila dan ketentuan dalam UUD NKRI Tahun 1945

Jawaban: A

Pembahasan

Nilai Instrumental adalah penjabaran lebih lanjut dari nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. Penjabaran dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam batas-batas serta tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasar.

Misalnya, bentuk ketetapan MPR, peraturan perundang undangan dan kebijakan-kebijakan pemerintah lain.

Nilai Dasar yaitu hakikat kelima sila Pancasila meliputi ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.

Nilai-nilai dasar sendiri merupakan esensi dari sila-sila Pancasila yang sifatnya universal, nilai-nilai dasar tersebut terkandung cita-cita, tujuan, serta nilai-nilai yang baik dan benar. Cita-cita dan tujuan dari negara Indonesia tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu alinea II dan IV.

Nilai Praksis merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam bentuk pengamalan yang bersifat nyata, dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Untuk diketahui, SKD CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot penilaian sebesar 40% dari total nilai keseluruhan.

Sumber : kitalulus.com

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel31 Mei 2024, 06:15 WIB

Berusia Ratusan Tahun, Pohon Loa Jadi Daya Tarik Pengunjung Curug Pareang Sukabumi

Pohon Loa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung objek wisata Curug Pareang di Jampangtengah Sukabumi.
Pohon Loa di Curug Pareang Jampangtengah Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi31 Mei 2024, 06:02 WIB

Jelang PPDB, Sekolah Swasta di Kota Sukabumi Dibayangi Sepi Peminat Gegara Ini

Sekolah swasta di Kota Sukabumi tiap tahunnya dibayangi sepi peminat hingga terancam guling tikar akibat pelanggaran dalam proses PPDB.
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. (Sumber : Istimewa)
Food & Travel31 Mei 2024, 06:00 WIB

Resep Tongkol Sarden Pedas, Menu Makan Pagi Sederhana Rumahan yang Lezat!

Dengan resep menu makan pagi sederhana ini, Anda bisa menikmati tongkol sarden yang lezat dan bergizi di rumah, tanpa harus membeli versi kalengan yang mungkin mengandung bahan pengawet.
Ilustrasi. Intip resep sederhana untuk membuat tongkol sarden yang lezat di rumah. (Sumber : Freepik/@jcomp)
Science31 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 30 Mei 2024, Cek Dulu Yuk Langit di Akhir Bulan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Jumat 31 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Jumat 31 Mei 2024. (Sumber : Freepik/@wirestock)
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara