SUKABUMIUPDATE.com - Gunung Gombong merupakan salah satu destinasi wisata alam sekaligus religi yang berada di Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kawasan ini dikenal sebagai lokasi ziarah yang dikaitkan dengan sosok Syekh Maulana Mansyuruddin, seorang tokoh yang namanya lekat dengan cerita penyebaran Islam di wilayah Banten dan sekitarnya.
Daya tarik Gunung Gombong bukan hanya keberadaan situs ziarah, tetapi juga suasana perbukitan yang masih hijau, kawasan hutan, dan udara sejuk. Lokasinya berada di kawasan perbatasan Sukabumi dan Cianjur.
Baca Juga: Penyadapan Petinggi Negara, Mabes Polri Patsus Sejumlah Jenderal Bintang Dua
Lokasi Gunung Gombong
Gunung Gombong Gegerbitung Sukabumi.
Gunung ini berlokasi di Dusun Pasir Hideung, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Dari pusat Kota Sukabumi, jaraknya disebut sekitar 20 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu hingga dua jam.
Untuk menuju Gunung Gombong, pengunjung dapat mengarahkan perjalanan ke Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Cijurey.
Salah satu jalur yang bisa dipakai adalah ruas jalan kabupaten Paldua–Ciengang. Dari wilayah Kecamatan Gegerbitung, perjalanan dilanjutkan sekitar 14 kilometer menuju kawasan Gunung Gombong.
Kondisi jalan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Sejumlah ulasan pengunjung menyebut perjalanan menuju lokasi cukup menantang dan terdapat bagian jalan yang rusak.
Karena itu, pengendara sebaiknya memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut.
Baca Juga: Dapat Jahitan di Kepala, Pria yang Lompat di Pasar Pelita Sukabumi Diduga ODGJ
Destinasi Wisata Religi
Wisata religi Gunung Gombong Sukabumi
Daya tarik utama Gunung Gombong dari sisi wisata religi adalah keberadaan situs yang dikaitkan dengan Syekh Aulia Maulana Mansyuruddin. Lokasi ziarah tersebut berada di kawasan Pasir Hideung, Desa Cijurey.
Masyarakat dan peziarah datang untuk berdoa, berzikir, serta mengenang sosok tokoh yang dihormati tersebut. Banyak peziarah datang tidak hanya dari Sukabumi, tetapi juga dari luar daerah.
Keberadaan situs ini menjadikan Gunung Gombong memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat menikmati pemandangan. Kawasan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjalankan tradisi ziarah sekaligus mengenal cerita sejarah dan keagamaan yang berkembang di lingkungan setempat.
Menurut cerita masyarakat, Syekh Maulana Mansyuruddin sendiri merupakan sosok yang dikaitkan dengan tradisi penyebaran Islam di wilayah Banten dan sekitarnya.
Salah satu kisah yang beredar menyebutkan bahwa beliau memiliki hubungan dengan Kesultanan Banten dan perjalanan dakwah ke sejumlah wilayah.
Terdapat pula kisah perjalanan ke Makkah, pertemuan dengan berbagai tokoh, serta cerita-cerita karamah yang dipercaya oleh sebagian masyarakat.
Selain area makam atau petilasan, beberapa sumber menyebutkan terdapat fasilitas pendukung bagi peziarah, seperti tempat ibadah, area makam atau petilasan, tempat berdzikir dan bertawasul, kamar mandi atau MCK, tempat sampah, hingga jalan setapak untuk menuju area situs.
Daya tarik alam Gunung Gombong
Walaupun lebih dikenal sebagai tujuan ziarah, Gunung Gombong juga mempunyai potensi wisata alam.
Dikutip dari media sosial Dishut Jabar, kawasan seluas sekitar 131,87 hektare ini didominasi vegetasi hutan, antara lain pohon rasamala, mahoni, puspa, dan pinus. Lingkungan tersebut membuat suasana di sekitar Gunung Gombong terasa sejuk dan relatif alami.
Lokasi ini juga menjadi rumah bagi satwa liar yang dilindungi seperti owa Jawa, elang, babi hutan, burung perkutut, dan kakatua.
Selain itu, terdapat kebun kopi yang dikelola masyarakat sekitar. Perpaduan hutan, perbukitan, dan perkebunan menjadikan Gunung Gombong memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata alam yang berdampingan dengan wisata religi.















