7 Jalur Kereta Api Paling Indah di Indonesia, Salah Satunya Bogor Sukabumi Cianjur

Sukabumiupdate.com
Rabu 12 Agu 2026, 11:30 WIB
7 Jalur Kereta Api Paling Indah di Indonesia, Salah Satunya Bogor Sukabumi Cianjur

Jalur kereta api paling indah di Indonesia yang wajib dicoba untuk pengalaman wisata yang beda, unik, dan berkesan. (Sumber : Instagram/@kai121)

SUKABUMIUPDATE.com - Perjalanan menggunakan kereta api tak selalu hanya soal berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Di sejumlah jalur, perjalanan justru menjadi pengalaman tersendiri karena penumpang disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan sepanjang perjalanan.

Hamparan sawah, perbukitan hijau, lembah, sungai, hingga pegunungan dapat terlihat dari balik jendela kereta. Indonesia sendiri memiliki sejumlah jalur kereta api yang melintasi kawasan dengan bentang alam memukau.

Beberapa di antaranya bahkan menawarkan panorama yang sulit ditemukan ketika bepergian menggunakan moda transportasi lain. Tak heran jika perjalanan kereta api di jalur-jalur tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Berikut sejumlah rute atau jalur kereta api paling indah di Indonesia yang menawarkan pengalaman perjalanan sekaligus panorama alam yang sayang untuk dilewatkan dikutip dari laman Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Baca Juga: 5 Kereta Api dengan Rute Terpendek di Indonesia, Pangrango Bogor-Sukabumi Urutan Pertama

1. Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur

Jalur kereta api terindah di Indonesia yang wajib dicoba yaitu Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur. Jalur kereta api ini dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) dan resmi beroperasi secara penuh pada 10 Mei 1883.

Jalur kereta api ini termasuk yang tertua di Provinsi Jawa Barat dan berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi I Jakarta serta Daerah Operasi II Bandung.

Jalur kereta api ini menawarkan pesona menyusuri lembah Sungai Cisadane tak lama selepas Stasiun Bogor Paledang hingga Stasiun Maseng. Tak hanya itu, kita juga akan disuguhkan panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango menjelang Stasiun Cigombong.

Selepas Stasiun Sukabumi, kita akan melintasi wilayah pedesaan dengan pemandangan persawahan nan permai. Jangan lupa untuk mengabadikan momen kereta api menyusuri Terowongan Lampegan sepanjang 686 meter yang merupakan terowongan kereta api tertua di Jawa Barat dan telah beroperasi sejak tahun 1882.

Baca Juga: Mengenal Kelas ‘Argo’ yang Digunakan Kereta Api Seperti KA Argo Bromo Anggrek

2. Jalur Kereta Api Purwakarta-Padalarang

Jalur kereta api terindah di Indonesia berikutnya yang wajib dicoba adalah jalur kereta api Purwakarta-Padalarang. Jalur ini termasuk jalur legendaris kereta api rute Jakarta-Bandung yang pernah mengalami masa kejayaan dengan layanan KA Parahyangan, KA Argo Gede, dan KA Argo Parahyangan.

Jalur kereta api Purwakarta-Padalarang sendiri telah dioperasikan sejak 2 Mei 1906 oleh Staatsspoorwegen (SS). Jalur kereta api menjadi primadona sejak zaman kolonial Belanda karena menghubungkan dua kota besar di Jawa yaitu Jakarta dan Bandung dengan lebih singkat.

Bahkan pada era tersebut, dijalankan layanan KA Vlugge Vier rute Jakarta-Bandung sejauh 175 km dengan waktu tempuh 2 jam 45 menit. Jalur kereta api ini dikenal sebagai jalur lintas pegunungan yang memiliki banyak jembatan panjang dan tinggi melintasi lembah.

3. Jalur Kereta Api Cicalengka-Banjar

Jalur kereta api terindah di Indonesia lainnya yang tak kalah indah masih berada di Provinsi Jawa Barat yaitu jalur kereta api Cicalengka-Banjar. Jalur kereta api Cicalengka-Banjar dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) pada rentang tahun 1887 hingga 1894.

Jalur ini merupakan jalur lintas pegunungan dan berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi II Bandung. Fakta menariknya adalah awalnya pembangunan jalur kereta api di wilayah ini dianggap mustahil, tetapi pada akhirnya dapat dilaksanakan juga walau terdapat tantangan kondisi alam pegunungan, perbukitan, dan rawan longsor.

Penumpang kereta api di jalur ini mulai disuguhkan pemandang alam selepas Stasiun Cicalengka, di mana jalur kereta api menanjak terjal dan meliuk-liuk hingga Stasiun Nagreg yang merupakan stasiun kereta api dengan elevasi tertinggi yang masih aktif di Indonesia yaitu 848 meter di atas permukaan laut.

Selepas Nagreg, jalur kereta api mulai sedikit menurun tetapi masih meliuk-liuk melintasi perbukitan terjal lereng Gunung Mandalawangi dengan Stasiun Lebakjero menjadi salah satu stasiun berpemandangan terindah di Indonesia.

Selanjutnya, jalur kereta api akan melintasi tebing terjal dengan pemandangan persawahan Garut di kejauhan dan melintasi tikungan besar Kadungora berbentuk tapal kuda yang menjadi salah satu spot foto favorit para railfans Indonesia.

4. Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya

Jalur kereta api terindah di Indonesia yang wajib dicoba lainnya adalah jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya. Jalur kereta api ini merupakan salah satu jalur utama lintas selatan Jawa dan sering dilintasi oleh kereta api relasi Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, bahkan Jakarta-Surabaya PP.

Jalur kereta api Prupuk-Purwokerto-Kroya mulai dioperasikan pada rentang tahun 1916 hingga 1917 oleh Staatsspoorwegen (SS). Lintasan antara Prupuk-Purwokerto didominasi pegunungan tepatnya Pegunungan Pembarisan dan kaki Gunung Slamet.

Untuk jalur dari Purwokerto hingga Kroya merupakan lintas datar yang melintasi lembah Sungai Serayu. Jalur ini dioperasikan sebagai shortcut lintasan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya agar tidak memutar terlalu jauh melalui Bandung.

Selanjutnya, kereta api akan melintasi banyak persawahan terasering, hutan, dan pemandangan Gunung Slamet dari kejauhan hingga Stasiun Purwokerto. Selepas Stasiun Purwokerto, jalur mulai menurun dan cenderung datar.

5. Jalur Kereta Api Pekalongan-Semarang

Jalur kereta api terindah di Indonesia lainnya yang tak boleh dilewatkan adalah jalur kereta api Pekalongan-Semarang. Jalur kereta api ini memiliki pemandangan yang cukup beragam mulai dari persawahan, perkebunan, pedesaan, perkotaan, hutan, hingga tepi laut utara Jawa yang menjadi bintang utama jalur ini.

Jalur kereta api Pekalongan-Semarang mulai dioperasikan pada rentang tahun 1897-1898 oleh Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sebagai bagian dari pembangunan jalur kereta api Semarang hingga Cirebon. Awalnya jalur ini merupakan lintasan trem/kereta api ringan dan mulai ditingkatkan kualitasnya menjadi jalur kereta api berat mulai tahun 1911.

Jalur antara Stasiun Batang hingga Stasiun Krengseng menjadi primadona jalur ini karena melintasi tepian laut utara Jawa. Beberapa kali bahkan jalur kereta api terlihat begitu dekat dengan laut.

6. Jalur Kereta Api Blitar-Malang-Bangil

Jalur kereta api terindah di Indonesia berikutnya yang juga layak kamu coba adalah jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil. Jalur ini dikenal juga dengan sebutan jalur kantong dengan segmen utama Kertosono-Bangil karena bentuknya di peta yang menyerupai sebuah kantong.

Jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil mulai dioperasikan pada rentang tahun 1878-1897. Jalur ini sering dilintasi oleh kereta api rute Jakarta-Malang, Jakarta-Blitar, Malang-Surabaya, dan Malang-Ketapang.

Jalur kereta api Blitar-Malang-Bangil didominasi lintasan pegunungan terutama dari Wlingi hingga Bangil. Selepas Stasiun Blitar, kereta api mulai melintasi jalur dengan pemandangan eksotis seperti persawahan dan perbukitan.

7. Jalur Kereta Api Jember-Ketapang

Jalur kereta api di Indonesia lainnya dengan pemandangan indah yang wajib kalian coba sekali seumur hidup adalah jalur Jember-Ketapang. Sesuai namanya, jalur kereta api ini menghubungkan wilayah Jember dengan ujung timur Jawa yaitu Banyuwangi.

Jalur kereta api Jember-Ketapang mulai dioperasikan pada rentang tahun 1897 hingga 1903 oleh Staatsspoorwegen (SS). Awalnya jalur ini berakhir di Stasiun Banyuwangi Lama di kota Banyuwangi, tetapi pada 1985 mulai dibuka jalur baru dari Stasiun Kabat menuju Stasiun Banyuwangi Baru yang berlokasi dekat Pelabuhan Ketapang.

Akhirnya jalur menuju kota Banyuwangi dinonaktifkan dan seluruh pelayanan difokuskan ke Stasiun Banyuwangi Baru yang saat ini telah berubah nama menjadi Stasiun Ketapang. Jalur kereta api Jember-Ketapang didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi. Jalur akan mulai meliuk-liuk melintas perbukitan antara Stasiun Kotok-Kalisat-Ledokombo-Sempolan.

Itulah 7 jalur kereta api paling indah di Indonesia yang wajib dicoba untuk pengalaman wisata yang beda, unik, dan berkesan.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini