SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa dirinya tak pernah melupakan sepak bola putri Indonesia. Hal tersebut diutarakan saat pengesahan kompetisi Putri Indonesia Women’s League 2026/2027 di kantor I.League, Jakarta.
"Kami punya komitmen bahwa sepak bola wanita itu tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Saya rasa tidak ada periode-periode, di mana kita bisa lihat tim nasional putri berjalan seiring dengan tim nasional putra," ujar Erick dilansir dari antaranews.com.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bakal Hadapi Negara Peserta Piala Dunia 2026 di FIFA Matchday November
Erick berjanji pada perkembangan sepak bola putri selama menjabat menjadi ketua umum PSSI untuk meningkatkan kualitas pelatihan tim nasional putra dan putri agar berjalan sesuai koridor di berbagai level dan kelompok umur.
Selain menyelenggarakan Indonesia Women’s League, PSSI akan melaksanakan Srikandi Merdeka Cup pada pada 14-23 Agustus di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Sementara itu, turnamen sepak bola putri U-16 yang digelar di PSSI yang bekerjasama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation akan diikuti oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania dan Arab Saudi.
Baca Juga: Shin Tae Yong Didesak Kembali ke Timnas Indonesia, Presiden Persija Jakarta Beri Respons
"Srikandi Cup sebagai bukti, kami juga menggulirkan lagi komitmen, bagaimana kelompok umur di bawah 16 tahun bisa terus meningkatkan prestasi. Hadir negara-negara besar dalam sepak bola," tambah Erick.
Tak hanya itu, Erick memberikan kesan positif atas bergulirnya kembali Sepak Bola Putri Indonesia setelah sebelumnya kompetisi tersebut sempat terhenti selama tujuh tahun. Terakhir kali perhelatan tersebut pada 2019 lalu saat Persib Bandung menjadi juara usai mengalahkan PS Tira Persikabo dengan skor 6-1.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Bangkit Usai Gagal di Piala AFF
Liga Putri Indonesia musim depan akan dimulai pada 17 Oktober 2026 diikuti oleh enam tim. Kompetisi ini disinyalir menjadi program yang dipersiapkan secara matang dan jauh dari pencitraan Erick sebagai Ketua Umum. "Jangan sampai liga itu juga hanya dilahirkan hanya untuk pencitraan yang akhirnya berhenti pada kemudian hari," kata Erick.
Keenam klub tersebut diantaranya Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United FC, FC Bekasi City, Persikad Depok dan Garudayaksa FC. Format kompetisi ini menggunakan sistem triple round-robin secara terpusat di di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, dengan Persita melawan Persija sebagai laga pembuka.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tatap FIFA ASEAN Cup 2026, Momen Bangkit Usai Gagal di Piala AFF
Di sisi lain, PSSI hanya memberikan jatah empat pemain asing yang akan membela setiap klub dan nantinya diperbolehkan untuk diperkuat oleh pemain Timnas Putri Indonesia.
Sumber: antaranews.com















