DPRD Sukabumi Raker Bareng Dinkes, Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2022

Rabu 21 Juni 2023, 23:28 WIB
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar raker bersama Dinkes membahas Raperda tentang pertanggungjawaban APBD 2022. (Sumber : Istimewa)

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar raker bersama Dinkes membahas Raperda tentang pertanggungjawaban APBD 2022. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Sukabumi menghadiri rapat kerja (Raker) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Selasa 20 Juni 2023.

Agenda dalam raker tersebut yaitu membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi mengatakan, bahwa dalam kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan terkait pertanggungjawaban keuangan dengan target-target yang terealisasi.

"Alhamdulillah di sini saya dari Dinas Kesehatan juga membawa tiga rumah sakit pemerintah yaitu RSUD Sekarwangi, RSUD Palabuhanratu dan RSUD Sagaranten. Dan juga dari teman-teman Labkesda serta dari Dinkes sendiri. Raker ini berjalan cukup alot karena kita banyak pembahasan-pembahasan sampai detail, saya ucapkan terimakasih kepada Komisi 4," kata Masykur.

Baca Juga: DPRD Sukabumi Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2022 Dibahas Lebih Lanjut

Ditempat yang sama, Direktur UPTD RSUD Sekarwangi dr Gatot Sugiharto memastikan target keuangan tahun 2022 sudah 100 persen lebih terpenuhi.

"Kemudian untuk tahun ini kita on proses, mudah-mudahan tercapai sesuai target," kata dia.

Gatot menjelaskan, setiap tahunnya RSUD Sekarwangi sebagai bagian dari Pemda dalam melayani masyarakat mempunyai target keuangan yang dijadikan sebagai indikator kinerja.

"Dalam pengelolaan rumah sakit itu perlu punya ukuran, salah satunya dalam hal pengelolaan keuangan itu target target sebagai indikator kinerja. Tentu Rumah sakit selain ada misi sosial, memang secara pengelolaan keuangan harus sehat, maka target-target ini juga menjadi hal penting untuk kita persiapkan," kata Gatot.

Menurut Gatot, pemasukan rumah sakit selama ini dari pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada masyarakat. Dan rumah sakit memang diperbolehkan mendapat pemasukan karena ada dasar undang-undangnya.

"Selama ini boleh dibilang yang cukup banyak berkontribusi adalah pasien-pasien BPJS karena memang sudah eranya universal coverage, semua masyarakat itu ditanggung oleh BPJS, maka kita concern ke sana," ujarnya.

"Mudah-mudahan doakan saja RSUD Sekarwangi sebagai milik masyarakat Kabupaten Sukabumi dan juga milik Pemda bisa tetap sehat tumbuh berkembang dan memberikan pelayanan yang baik buat semua," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, M. Yusuf menyampaikan dalam rapat kerja tersebut pihaknya juga mengkonfirmasi langsung kepada mitra yakni dinkes terkait program-program yang sedang berjalan.

"Kemudian penggunaan anggaran yang ada, sisa ataupun realisasi yang berjalan. Dalam pertemuan ini, banyak yang menjadi catatan bagi kami untuk dibawa ke forum selanjutnya," singkat M. Yusuf.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi23 Mei 2024, 07:05 WIB

Ibu Muda di Sukabumi Ini Sudah Sepekan Hilang, Terakhir Bilang ke Suami Mau Tukar Cincin

Berikut kronologi hilangnya Listiani, ibu muda asal Kabandungan Sukabumi yang dilaporkan sudah sepekan hilang.
Foto Listiani, ibu muda asal Kabandungan Sukabumi yang dilaporkan hilang. (Sumber : Istimewa)
Life23 Mei 2024, 07:00 WIB

10 Rutinitas Sehat Pagi Hari yang Biasa Dilakukan Orang Sukses

Dengan mengadopsi beberapa atau semua kebiasaan baik di pagi hari ini, Anda bisa memulai hari dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan fondasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan.
Ilustrasi. Manfaat Olahraga Pagi, Bisa Menurunkan Berat Badan (Sumber : Freepik)
Sehat23 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol, Langkahnya Simpel!

Jeruk mengandung vitamin C, antioksidan, dan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science23 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Mei 2024, Sukabumi Pagi Berawan dan Hujan Siang Hari

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024. (Sumber : Freepik/wirestock)
Sukabumi22 Mei 2024, 22:29 WIB

Mantan Ketua RT di Surade Sukabumi Tewas Saat Mengembala Kambing

Tergeletak di tengah pematang sawah, mantan ketua RT di Surade Sukabumi ditemukan tewas saat mengembala kambing.
Warga dan petugas kepolisian saat akan mengevakuasi jasad mantan ketua RT di Surade Sukabumi yang ditemukan tewas di pematang sawah saat menggembala kambing. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Mei 2024, 21:31 WIB

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan PJU Mati di Jalan Sukawayana Sukabumi

Padamnya sejumlah PJU di jalan Sukawayana Cikakak Sukabumi atau jalan utama Palabuhanratu-Cisolok dikeluhkan warga.
Ruas jalan nasional Palabuhanratu-Cisolok di Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi gelap gulita akibat matinya lampu PJU. (Sumber : SU/Ilyas)
Food & Travel22 Mei 2024, 21:00 WIB

6 Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat

Yuk Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. Hindari!
Ilustrasi - Penderita asam urat. Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi22 Mei 2024, 20:36 WIB

Ojol Diteriaki Culik di Sukaraja Sukabumi, Polisi Sebut Hanya Keliling dengan Anak-anak

Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
MRA (25 tahun) saat akan diamankan oleh polisi. MRA adalah driver ojol yang diteriaki penculik di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi22 Mei 2024, 20:10 WIB

Diduga Korban Tabrak Lari, Pemotor Ditemukan Terkapar di Selokan Cisaat Sukabumi

Saat ini kasus dugaan tabrak lari ini ditangani oleh pihak kepolisian. Pemotor yang ditemukan terkapar di selokan Cisaat Sukabumi sudah diketahui identitasnya.
Tempat kejadian perkara di Jalan Nasional III, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Life22 Mei 2024, 20:00 WIB

9 Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah

Mengonsumsi makanan besar atau tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Aktivitas yang tergolong berat ini bisa diikuti oleh penurunan gula darah mendadak yang mengganggu tidur.
Ilustrasi. Makan Terlalu Banyak. Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah. (Sumber : Pexels/n-voitkevich)