SUKABUMIUPDATE.com - Berakhirnya wahana hiburan pentas lumba-lumba, meninggalkan sampah jenis material kayu yang cukup membahayakan. Kondisi ini membuat khawatir para pengunjung lapang merdeka Kota Sukabumi.
Seperti yang terpantau sukabumiupdate.com, Kamis (12/1), lokasi Lapang Voli dan Basket yang digunakan dipenuhi sampah bekas wahana lumba-lumba. Sampah yang berserakan terdiri dari material berbahaya, seperti kayu berlancip, paku, dan logam tajam.

Salah seorang pengunjung Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Aprian (28) yang hendak berolahraga mengaku heran kenapa lokasi tersebut tidak bersih seperti semua. “Bikin bahaya yang mau olahraga. Seharusnya setelah selesai panitia lumba-lumba beresin lagi dong,†ungkap pemuda yang tinggal di Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi ini lebih jauh.
Aprian berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi segera membersihkan dan memperbaiki fasilitas olahraga yang terlihat rusak pasca digunakan oleh wahana lumba-lumba. “Lapangan juga jadi bau, kayaknya bekas air tabung lumba-lumba tumpah, bau kayak dipasar ikan Palabuhanratu,†lanjutnya.
Sementara itu Petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Maman (40) yang datang untuk mengecek lokasi tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia menyayangkan pengelola wahana pentas lumba-lumba, meninggalkan sisa-sisa sampah begitu saja.
“Setahu saya kalau masa izin fasilitas Pemkot berakhir, pihak yang pakai ya wahana lumba-lumba harus membersihkan dan memperbaiki yang rusak. Tapi ini meninggalkan begitu saja,†ujar Maman.
Maman saat ini sedang menunggu petugas dari Dinas Kebersihan lainnya termasuk truk sampah, untuk mengangkut sampah bekas wahana lumba-lumba ini. “Ini harus banyakan yang bersihinnya, sampahnya kan material kayu ada ukuran besar,†pungkasnya.









