SUKABUMIUPDATE.COM - Mitos bisulan ketika rajin mengkonsumsi telur atau makan kaki atau ceker ayam tulisan anak bisa jelek harus segera dihilangkan dari pemahaman sebagian masyarakat. Berbagai kajian kesehatan maupun akademis, rajin mengkonsumsi telur dan ceker ayam bermanfaat untuk kesehatan dan perkembangan gizi.
"Kata siapa rajin mengkonsumsi telur bisa menyebabkan bisulan?, kata siapa juga mengkonsumsi ceker ayam tulisan anak bisa acak-acakan. Itu semua mitos ibu-ibu, yang ada justru mengkonsumsi telur atau daging ayam bisa meningkatkan kesehatan, menambah gizi karena mengandung protein tinggi,"kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat sambutan di Festival Ayam dan Telur 2016 di Lapang Gelanggang Pemuda Cisaat Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Minggu (20/11).
Marwan meminta masyarakat Kabupaten Sukabumi yang masih mempercayai mitos tersebut, harus mulai dihilangkan. "Saya dan keluarga juga rajin mengkonsumsi telur dan daging ayam tapi tidak bisulan dan tulisannya bagus,"canda Marwan.
Terkait daya beli masyarakat ekonomi menengah bawah terhadap telur terutama daging ayam yang rendah. Marwan menyinggung kebiasaan masyarakat yang lebih rela beli pulsa untuk chatingan atau rokok, dibanding dengan beli telur atau daging ayam untuk dikonsumsi keluarga khususnya anak-anaknya.
Kedepan, Marwan berkomitmen mengandeng masyarakat ternak perunggasan melakukan program mengkonsumsi telur dan daging ayam berkelanjutan dan murah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi diminta agar rutin mengadakan acara konsumsi telur dan daging ayam bagi masyarakat.
"Anak itu aset masa depan, maka pentingkanlah kebutuhan gizinya dengan memberikan asupan gizi telur dan daging ayam,"tukasnya.
Selain pembagian doorprize, dalam acara itu juga ditampilkan demo masak telur dan daging ayam oleh Chef Gerry.
Â
Â
