SUKABUMIUPDATE.COM - Kantor Koperasi Unit Desa (KUD) Pangleseran di Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, beralih fungsi menjadi tempat penampungan sampah liar. Halaman kantor ini dipenuhi sampah rumah tangga yang diduga dibuang oleh warga setempat karena tidak memiliki tempat pembuangan sampah sementara.
Kondisi ini menjadi perbincangan di media sosial oleh netizen Sukabumi, setelah mantan ketua Panwaslu Kabupaten Sukabumi, Suhermat mengambil foto dan mengunggahkan ke akun facebook pribadi. “Saya prihatin saja, walaupun sudah tidak berfungsi, kantor KUD itukan bukan tempat sampah kok dijadikan TPS oleh warga. Harus ada perhatian oleh semua pihak,†ungkap Suhermat kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (17/9).
Dari foto yang diambil Suhermat pada hari Jumat (16/9) terlihat jika halaman kantor KUD ini sudah dipenuhi tumpukan sampah. Banyak kantong plastik berisi sampah rumah tangga, hingga menimbulkan bau tak sedap dan rawan menjadi pusat penyebaran penyakit.
“Saya tidak tau pasti itu sampah warga atau dari pasar, tapi kondisinya sudah sangat parah, sampah menumpuk banyak sepertinya tidak pernah diangkut oleh petugas kebersihan. Mungkin juga karena bukan TPS resmi jadi dibiarkan saja oleh dinas terkait,†lanjut pria yang juga aktif di sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Sukabumi ini lebih jauh.
Suhermat juga menyoroti prilaku hidup tidak sehat warga sekitar, karena membiarkan tumpukan sampah terus menggunung begitu saja. Seharunya warga sekitar juga lebih peduli, Suhermat berharap kondisi tersebut segera ditangani oleh pihak terkait, baik desa, kecamatan atau dinas yang mengurusi kebersihan.
“Jika bersih, halaman kantor KUD itu bisa digunakan untuk kepentingan warga. Seadainya memang butuh tempat pembuangan sampah sementara, bisa dibangun bak atau kotak sehingga tidak luber kemana mana,†tutup Suhermat.
