HLUN ke-29, Disdukcapil Sukabumi Serahkan KTP-el dan Aktivasi IKD untuk Lansia
Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran digital di kalangan lansia.
Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran digital di kalangan lansia.
Perekaman dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Desa Sirnaresmi.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dari Pendopo Sukabumi, serta jajaran dinas dan perangkat daerah strategis, termasuk Disdukcapil.
Upaya ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa hak administrasi kependudukan adalah milik setiap warga negara.
Penutupan ini berlaku mulai Kamis hingga Minggu, 6–9 Juni 2025, sesuai dengan hari libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
Total sebanyak 57 pasangan suami istri berhasil mendapatkan dokumen pernikahan resmi usai mengikuti sidang terpadu isbat nikah di Caringin Sukabumi.
Berikut komitmen Disdukcapil Sukabumi untuk membantu mewujudkan KLA dengan berbagai inovasi pemenuhan hak sipil anak.
Jumlah warga yang telah melakukan perekaman KTP-el mencapai 589 orang.
Petugas melakukan perekaman biometrik langsung di ruang rawat inap.
Masyarakat diimbau untuk segera melakukan perekaman.
Disdukcapil Kabupaten Sukabumi kembali melayani kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat dengan jam operasional penuh.
Momentum halal bihalal dan silaturahmi seperti ini sangat berarti untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama lintas sektor
Layanan Disdukcapil selama cuti bersama hari raya Idulfitri 1446 H ini diketahui digelar hingga 7 April 2025, dengan jam operasional setengah hari, yakni dari pukul 09.00-12.00 WIB.
Berkat kerja sama antara tim UPTD wilayah Jampang Tengah, tim ADB Disdukcapil, serta Pemerintah Desa Cijulang, proses administrasi kependudukan nenek Atikah dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Kasus Nenek Atikah menjadi contoh pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan.
Dalam pelayanan tersebut, Disdukcapil berhasil menerbitkan 55 akta kelahiran, 64 kartu keluarga (KK), 35 kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), serta 30 identitas kependudukan digital (IKD).
Carita warga terkena musibah yang harus pindah domisili cepat ke Karawang hingga mendapat layanan sigap dari Disdukcapil Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai proses penyusunan standar pelayanan administrasi kependudukan.
Masyarakat diimbau menyesuaikan jadwal kunjungan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, menjelaskan pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui aplikasi SIAK Terpusat.