Mengering, Bilik Mandi hingga Lapang Bola Muncul di Tengah Sungai Cibuni Tegalbuleud Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Jumat 09 Okt 2026, 08:39 WIB
Mengering, Bilik Mandi hingga Lapang Bola Muncul di Tengah Sungai Cibuni Tegalbuleud Sukabumi

Bilik Mandi di Sungai Cibuni Sukabumi (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Lantunan gemericik air Sungai Cibuni tak lagi menderu deras seperti biasanya. Sungai besar batas Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur itu kini tampak mengering akibat kemarau panjang.

Sisa aliran air yang masih menggenang, dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan, seperti di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Disini air menyusut drastis dan hanya menyisakan alur yang dangkal di tengah sungai cibuni. 

Lebar sungai yang semula mencapai 120 hingga 150 meter kini terpangkas hingga separuhnya. Kedalaman air yang tersisa hanya berkisar 25 sampai 30 sentimeter.

​Kondisi ini praktis melumpuhkan transportasi air warga. Perahu-perahu kayu yang biasanya riwa-riwi mengangkut hasil bumi kini tak bergerak, pasti tersangkut di atas hamparan pasir dan kerikil yang menyembul ke permukaan.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Keempat, Persib vs Dewa United dan Persija vs PSIM

​Bilik Mandi Terpal hingga Lapangan Olahraga

​Kendati dihadapkan pada keterbatasan air bersih, warga setempat tak kehabisan akal. Aliran Cibuni yang menyusut justru disulap menjadi pusat aktivitas harian warga. ​Dalam tiga bulan terakhir, muncul pemandangan unik. Bilik-bilik kamar mandi dadakan berbahan terpal berukuran sekitar 2x3 meter tampak berdiri berjejer memanfaatkan sisa aliran air yang masih mengalir.

​"Di beberapa lokasi warga banyak buat kamar mandi dari terpal, salah satunya di Kampung Lampakhuni ini. Kalau dihitung-hitung sepanjang Sungai Cibuni di Desa Rambay, mungkin ada sampai puluhan," ujar Herbi (25), salah seorang warga lokal kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (8/10/2026).

​Setiap pagi dan sore hari, suasana bantaran sungai berubah riuh. Warga berbondong-bondong datang untuk mencuci pakaian, mandi, hingga mengangkut air bersih ke rumah masing-masing menggunakan sepeda motor engkreg - sepeda motor modifikasi khusus medan berat.

Baca Juga: Cuaca Jabar 9 Oktober 2026, Sukabumi Potensi Cerah hingga Berawan

​Tak sekadar menjadi lokasi pemenuhan kebutuhan air harian, area sungai yang mengering juga mendadak beralih fungsi menjadi sarana rekreasi dan lapangan olahraga bagi anak-anak serta pemuda setempat. Sebelum mandi, mereka memanfaatkan amparan pasir sungai untuk bermain bola voli hingga sepak bola.

​"Ada juga yang bawa timel (alat pancing atau jaring), ikannya ditangkap dulu dengan cara ngecrik sebelum mandi," tambah Herbi sembari tersenyum.

​Kemarau panjang memang sempat melumpuhkan urat nadi transportasi air warga Desa Rambay. Namun, ketangguhan masyarakat di wilayah perbatasan Sukabumi-Cianjur ini membuktikan bahwa di tengah himpitan dan perubahan kebiasaan, Sungai Cibuni tetap berdiri tegak sebagai penopang utama kehidupan mereka.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini