Lansia di Cicantayan Sukabumi Ditemukan Membusuk dalam Rumah, Jenazah Dibawa ke RS Polri

Sukabumiupdate.com
Jumat 25 Sep 2026, 20:51 WIB
Lansia di Cicantayan Sukabumi Ditemukan Membusuk dalam Rumah, Jenazah Dibawa ke RS Polri

Ilustrasi mayat. Lansia asal Cimahi ditemukan meninggal dunia membusuk di dalam rumahnya di Cicantayan Sukabumi. (Sumber Foto: Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan jasad seorang lansia di dalam rumah pada Jumat (25/9/2026) sekira pukul 11.40 WIB.

Korban diketahui bernama Petrus Pallangan (74), seorang wiraswasta yang tercatat sebagai warga Jalan Kolonel Masturi, Desa Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Saat ditemukan, jasad korban terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi membusuk serta mengeluarkan aroma menyengat.

Kapolsek Cibadak Polres Sukabumi, AKP Joko Susanto Supono, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut.

"Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi terbaring di tempat tidur. Kondisinya sudah mengeluarkan bau menyengat, bagian wajah menghitam, dan dipenuhi belatung," ujar Joko saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga: Tunggangi Satria FU, Bandit Gembos Ban Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Rp34,9 Juta Raib

Joko menjelaskan, kronologi penemuan berawal saat anak kandung korban, Devi Aprilianti, mencoba menghubungi ayahnya via telepon sejak Selasa (15/9/2026). Meskipun ponsel korban aktif, panggilan tersebut tidak kunjung mendapat balasan.

Dua hari berselang, yakni Rabu (17/9/2026), Devi berinisiatif mengontak Agus, seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah ayahnya. Namun, nomor ponsel Agus justru sudah tidak aktif.

Lantaran merasa ada yang tidak beres, Devi yang berdomisili di Jakarta Utara memutuskan mendatangi langsung rumah ayahnya di Cicantayan pada Jumat (25/9/2026) siang.

"Sudah lama tidak ada kabar, saksi Sdri. Devi Aprilianti yang tinggal di Jakarta Utara kemudian mendatangi tempat tinggal ayahnya pada hari Jumat tanggal 25 September 2026. Namun saat itu rumah dalam keadaan terkunci dan dipanggil-panggil tidak ada respons, ditambah adanya aroma bau bangkai yang sangat menyengat membuat saksi menjadi curiga," kata Joko.

Melihat situasi tersebut, Devi segera meminta bantuan Ketua RT setempat, Abdul Salam. Pintu rumah akhirnya dibongkar secara paksa dengan cara dibor menggunakan jasa tukang kunci.

Baca Juga: Respons Pemprov Jabar atas Kecelakaan Maut Satu Keluarga Masuk Jurang di Ciemas Sukabumi

Begitu pintu berhasil dibuka, pihak keluarga dan pengurus RT mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di atas tempat tidur.

Polsek Cibadak yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menindaklanjuti proses evakuasi.

Guna memastikan penyebab pasti kematian korban, pihak keluarga meminta kepolisian melakukan tindakan medis lanjutan.

"Selanjutnya pihak keluarga korban meminta untuk dilakukan autopsi di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur," pungkas AKP Joko Susanto.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian lansia tersebut masih dalam penyelidikan intensif kepolisian sembari menunggu hasil autopsi tim medis.

Berita Terkait
Berita Terkini