Kebakaran Puncak Habibie Sukabumi Padam Dini Hari, Damkar Pantau Semalaman Cegah Api Merembet

Sukabumiupdate.com
Selasa 28 Jul 2026, 09:13 WIB
Kebakaran Puncak Habibie Sukabumi Padam Dini Hari, Damkar Pantau Semalaman Cegah Api Merembet

Kebakaran lahan di Gunung Pangleseran atau Puncak Habibie, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/7/2026). (Sumber Foto: Dok. Warga)

SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Pangleseran atau Puncak Habibie, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya padam pada Selasa (28/7/2026) dini hari.

Kebakaran di lereng perbukitan tersebut pertama kali terpantau warga sekitar pukul 11.00 WIB pada Senin (27/7/2026). Namun laporan resmi baru diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi pada pukul 16.45 WIB.

Danpos 1 Palabuhanratu DPKP Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail, mengatakan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.

"Api sudah padam tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB," ujar Aceng kepada sukabumiupdate.com, Selasa pagi (28/7/2026).

Menurut Aceng, proses penanganan kebakaran tidak berjalan mudah karena titik api berada di kawasan lereng bukit yang curam dan sulit dijangkau kendaraan maupun personel.

"Upaya pemadaman terkendala medan yang sulit dijangkau. Titik api berada di kawasan perbukitan yang curam sehingga personel tidak dapat mendekati lokasi kebakaran secara langsung," katanya.

Baca Juga: Kebakaran di Puncak Habibie Sejak Siang hingga Malam, Pemadaman Terkendala Akses

Karena kondisi tersebut, petugas lebih banyak melakukan pemantauan dari area bawah perbukitan untuk memastikan kobaran api tidak merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

"Saya menunggu dari jam lima sore sampai jam satu malam. Memantau dari bawah sampai api benar-benar padam agar tidak merembet ke permukiman," ungkap Aceng.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya, kebakaran lahan di kawasan Gunung Pangleseran atau Puncak Habibie sempat membuat warga khawatir karena kobaran api terlihat dari sejumlah titik permukiman di Desa Pasirbaru. Kondisi vegetasi yang kering akibat musim kemarau diduga membuat api cepat menjalar di area perbukitan.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Berita Terkait
Berita Terkini