SUKABUMIUPDATE.com - Layanan penyelamatan yang biasanya identik dengan kebakaran kembali dimanfaatkan warga untuk penanganan kondisi darurat non-kebakaran. Kali ini, petugas Posko 7 Pemadam Kebakaran Sukaraja membantu seorang perempuan yang mengalami pembengkakan pada jari akibat cincin yang tak bisa dilepaskan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2026) malam. Seorang pria bernama Feri datang bersama istrinya ke markas Damkar Sukaraja sekitar pukul 22.30 WIB untuk meminta pertolongan setelah cincin yang melingkar di jari istrinya menyebabkan pembengkakan dan rasa tidak nyaman.
Komandan Peleton VII Damkar Sukaraja, Ade Feri, menjelaskan pasangan suami istri itu sebelumnya telah berupaya mencari bantuan ke fasilitas kesehatan. Namun karena keterbatasan penanganan untuk kasus tersebut, mereka akhirnya diarahkan untuk mendatangi petugas pemadam kebakaran.
"Sebelum ke Damkar, dia (pelapor) sudah datang ke Puskesmas, juga rumah sakit. Namun dari pihak medis diarahkan ke Damkar," kata Ade Feri kepada awak media, Senin pagi (22/6/2026).
Baca Juga: Nelayan Ujunggenteng Sukabumi Sampaikan Aspirasi, Minta Revisi Permen KP soal BBL
Ade menuturkan, kondisi jari yang membengkak sudah dialami korban sejak siang hari. Seiring berjalannya waktu, cincin yang terpasang semakin sulit dilepaskan sehingga korban memutuskan mencari bantuan.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menyiapkan peralatan penyelamatan. Penanganan dilakukan oleh tim rescue yang terdiri dari Ade Feri, Yusuf Hidayat, Eman, Ilham, dan Mulyadin.
Karena cincin yang menjepit terbuat dari bahan titanium, petugas harus bekerja dengan penuh kehati-hatian. Pemotongan dilakukan menggunakan gerinda mini yang dirancang untuk pekerjaan presisi agar tidak melukai bagian jari korban yang sudah mengalami pembengkakan.
"Untuk proses pemotongan kita menggunakan gerinda mini ya, bukan gerinda pada umumnya. Kalau kita gunakan dengan hati-hati tentunya tidak akan melukai," ujarnya.
Selama proses evakuasi, petugas secara bertahap mengikis bagian cincin hingga akhirnya logam tersebut berhasil dilepaskan dari jari korban. Operasi penyelamatan berlangsung sekitar 25 menit dan selesai pada pukul 22.55 WIB.
Setelah cincin berhasil dilepas, kondisi korban dipastikan aman. Tidak ada cedera tambahan yang dialami selama proses penanganan berlangsung. "Kondisi petugas maupun korban dipastikan selamat," pungkas Ade.




