Lumpuh Diterjang Banjir, Pelayanan Puskesmas Palabuhanratu Dialihkan ke Pustu Citepus

Sukabumiupdate.com
Senin 25 Mei 2026, 11:11 WIB
Lumpuh Diterjang Banjir, Pelayanan Puskesmas Palabuhanratu Dialihkan ke Pustu Citepus

Petugas gabungan saat membantu membersihkan lumpus di Puskesmas Palabuhanratu, Sukabumi usai diterjang banjir. Senin (25/5/2026). (Sumber: SU/Ilyas Supendi)

SUKABUMIUPDATE.com – Sehari setelah banjir menerjang wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kondisi memprihatinkan masih terlihat jelas di Puskesmas Palabuhanratu, Senin (25/5/2026). Lumpur coklat pekat sisa luapan Sungai Ciranca masih menutupi hampir seluruh lantai bangunan pelayanan kesehatan tersebut.

Banjir yang terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi pada Minggu (24/5/2026) sore itu melumpuhkan aktivitas pelayanan kesehatan. Air bercampur lumpur menerobos masuk ke dalam gedung, merendam ruang pelayanan, peralatan medis, hingga kendaraan milik pegawai.

Pantauan sukabumiupdate.com di lokasi menunjukkan endapan lumpur tebal dan licin masih menyelimuti lorong, ruang tunggu pasien, hingga ruang pemeriksaan. Deretan kursi besi di ruang tunggu tampak dikelilingi lumpur dan sampah yang terbawa derasnya arus banjir.

Di sejumlah sudut ruangan, bekas genangan air masih membekas jelas di dinding. Sebuah spanduk ulang tahun puskesmas yang tergantung di bagian dalam gedung seolah menjadi saksi bisu dahsyatnya air bah yang menerjang hingga ke area pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Pelayanan Puskesmas Palabuhanratu Lumpuh, BPBD: 50 Rumah Warga Terdampak Banjir

Kerusakan paling parah terlihat di Ruang Poli Gigi. Kursi pemeriksaan pasien atau dental chair masih berada di tempatnya, namun lantai di sekelilingnya dipenuhi lumpur tebal dan sisa genangan air. Sejumlah peralatan medis dilaporkan ikut terendam dan mengalami kerusakan.

Pegawai Puskesmas Palabuhanratu, Heri, mengatakan hampir seluruh ruangan terdampak banjir.

“Banjir semua ruangan tergenang, termasuk motor dan mesin-mesin Sanyo juga terendam,” ujar Heri kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

Menurutnya, sebagian alat pelayanan kesehatan sempat diselamatkan petugas sebelum air semakin tinggi. Namun sebagian lainnya tidak sempat dipindahkan dan akhirnya ikut terendam banjir.

“Separuh alat sempat diangkat, tapi ada juga yang terendam,” katanya.

Baca Juga: Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalan Sarasa Cibeureum

Akibat kondisi tersebut, pelayanan kesehatan di Puskesmas Palabuhanratu untuk sementara dihentikan dan dialihkan ke Pustu Citepus. “Pelayanan sementara dipindahkan ke Pustu Citepus,” tambahnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menurunkan puluhan personel untuk melakukan pembersihan pascabanjir di area puskesmas dan permukiman warga terdampak.

Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan, mengatakan sebanyak 20 personel diterjunkan sejak pagi guna membersihkan lumpur di dalam gedung puskesmas agar pelayanan kesehatan dapat segera kembali berjalan normal.

“Pagi hari ini BPBD menurunkan 20 personel untuk bersih-bersih, terutama di Puskesmas Palabuhanratu. Karena dampak banjir semalam, pelayanan sementara tidak bisa dilakukan,” kata Kuswan.

Baca Juga: Berbalik Arah, Mama Sinta di Film Pesta Babi Kini Dukung PSN di Papua Selatan

Ia menjelaskan, seluruh ruangan di lantai bawah puskesmas sempat terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

“Ruangan lantai bawah semua terendam. Yang cukup parah itu ruang poli gigi karena alat pemeriksaannya berat dan tidak sempat diangkat sehingga mengalami kerusakan,” ujarnya.

Selain ruang poli gigi, ruang perawatan TB juga terdampak cukup parah lantaran posisinya lebih rendah dibanding ruangan lainnya.

Kuswan menuturkan banjir mulai meluap sekitar pukul 16.00 WIB setelah debit Sungai Ciranca dan Sungai Cigangsa meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

“Data sementara ada sekitar 50 rumah atau 50 KK yang terdampak banjir di wilayah Palabuhanratu,” ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terkini