SUKABUMIUPDATE.com - Jalan rusak di Kabupaten Sukabumi terus dipersoalkan dan kerap dikeluhkan masyarakat, dimana sorotan tajam pun tertuju kepada Bupati Sukabumi Asep Japar. Menanggapi hal itu Asjap mengatakan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dilakukan secara bertahap ditengah keterbatasan anggaran daerah.
Bupati Asep Japar menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini terus berupaya memprioritaskan pembangunan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan banyak dikeluhkan masyarakat.
"Jalan rusak kan hari ini kan sudah berjalan, sedang proses. Kita kan punya jalan kabupaten itu 1.400 km. Sedangkan dana kita itu terbatas, tidak bisa secara keseluruhan itu dibangun," kata Asep Japar kepada Sukabumiupdate.com, pada rabu (20/5/2026).
Ia juga meminta dukungan dari media yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kondisi anggaran daerah yang belum mampu mengakomodasi seluruh perbaikan jalan secara menyeluruh dalam waktu singkat.
Baca Juga: Nanang Hembuskan Nafas Terakhir, Korban Pembacokan di Cikidang Sukabumi
"Jadi yang ramai selalu ramai di media sosial, jalan butut, jalan butut, jalan butut. Dan saya juga terus terang sesuai dengan janji politik saya bahwa Kabupaten Sukabumi itu pengen jalannya lecir (mulus). Tapi dengan keterbatasan, kita memanfaatkan dana anggaran yang ada, dan prioritaskan kepada jalan-jalan yang rusak," bebernya.
Kondisi jalan kabupaten ruas Bojonglopang - Cimerang.
Meski demikian, Pemkab Sukabumi terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Saat ini, kata Asep Japar, kondisi jalan kabupaten yang masuk kategori mantap disebut telah mencapai sekitar 65 persen.
"Kondisi sekarang sekitar 65 persen lah mantap gitu ya. Tapi kan terus bertahap, terus dibangun," tandasnya.






