Bansos Mulai cair di Minggu Ketiga April, Mensos: Pakai Data Terbaru

Sukabumiupdate.com
Senin 13 Apr 2026, 13:23 WIB
Bansos Mulai cair di Minggu Ketiga April, Mensos: Pakai Data Terbaru

Logo DTKS (Sumber: Kemensos)

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler triwulan kedua tahun 2026 akan mulai dilakukan pada pertengahan bulan ini. Saat ini, Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) masih melakukan finalisasi data penerima bansos melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Data tersebut selanjutnya diserahkan kepada Kementerian Keuangan untuk proses penyiapan anggaran sebelum penyaluran dilakukan.

"Setelah selesai dari Kementerian Keuangan kita akan salurkan melalui dua jalur. Satu lewat Himbara, yang kedua lewat PT Pos Indonesia. Mudah-mudahan di minggu ketiga sudah bisa mulai salur, Insyaallah, mudah-mudahan," kata Gus Ipul dalam konferensi pers bersama BPS di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Jusuf Kalla Dipolisikan Terkait Ceramah di UGM, Jubir Angkat Bicara

Adapun jenis bansos yang akan disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam bentuk uang tunai serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa sembako.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memastikan penyaluran bansos triwulan kedua ini akan lebih tepat sasaran. Pasalnya, pada penyaluran triwulan pertama 2026 masih ditemukan penerima yang tidak sesuai kriteria.

Temuan tersebut berasal dari hasil pemutakhiran DTSEN yang dilakukan secara berkala oleh BPS.

Baca Juga: Wacana War Tiket Haji Dikritik, Cak Imin: Jangan Rugikan Jemaah

"Dari hasil pemutakhiran DTSEN versi kedua ini kami menemukan adanya inclusion error yang hanya 11.014 atau sebesar 0,06 persen dari penerima bansos triwulan satu, di mana total penerima bansos triwulan satu adalah sebesar 18,15 juta keluarga," tuturnya.

Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial, Amalia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan data terbaru DTSEN yang akan menjadi dasar bagi Kemensos dalam menyalurkan bansos triwulan kedua. Ia menegaskan, data tersebut telah diperbarui agar penyaluran lebih akurat.

"Yang jelas DTSEN semakin rapi, semakin solid karena kami bisa sudah nanti membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos namun kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos," ucap Amalia.

Sumber: Suara.com

Berita Terkait
Berita Terkini