SUKABUMIUPDATE.com – Memasuki hari kedua libur panjang (long weekend) Paskah, arus lalu lintas di jalur utara Sukabumi dilaporkan mengalami kepadatan pada Sabtu (4/4/2026) siang. Ribuan kendaraan wisatawan terus mengalir memadati jalan arteri menuju pusat kota maupun destinasi wisata.
Informasi yang dihimpun dari laporan warga di media sosial, kemacetan sudah mulai terasa sejak pagi hari. Akun Facebook Ancipapa An Pirman mengabarkan kondisi terkini bagi para pengendara yang hendak menuju Sukabumi.
"Info hari ini pagi jelang siang 4 April 2026. Harap bersabar buat para driver dan yang mau berliburan ke Sukabumi, Cibadak, Palabuhanratu, karena ada kepadatan kendaraan," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Libur Panjang, Antrean Kendaraan Menumpuk 5 Kali Lipat di Exit Tol Parungkuda
Exit Tol Bocimi 'Memerah'
Pantauan melalui aplikasi Google Maps pada pukul 11.20 WIB menunjukkan indikator warna merah pekat di jalur keluar Exit Tol Bocimi Seksi 2 Parungkuda. Arus kendaraan dari arah Jakarta dan Bogor yang terus mengalir deras memicu antrean panjang menuju arah Sukabumi.
Kepadatan ini kian parah saat memasuki kawasan Cibadak. Setidaknya ada tiga faktor utama yang memicu "penguncian" arus di wilayah tersebut:
- Pertemuan Arus: Adanya kendaraan yang masuk dan keluar di Simpang Cikidang (jalur alternatif menuju Palabuhanratu).
- Penyempitan Jalan: Kondisi bottleneck di kawasan Jembatan Pamuruyan yang masih menjadi titik rawan tersendatnya laju kendaraan.
- Aktivitas Pasar: Kepadatan di kedua arah tepat di depan Pasar Cibadak yang memperlambat ritme lalu lintas.
Hingga berita ini diturunkan, kepadatan kendaraan masih terjadi di sejumlah titik strategis Jalur Utara. Para pengendara diimbau untuk tetap bersabar, menjaga jarak aman, dan memastikan kecukupan bahan bakar serta kondisi fisik di tengah kemacetan.
Bagi wisatawan yang hendak menuju Palabuhanratu atau Geopark Ciletuh, disarankan untuk memantau jalur alternatif atau mencari informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas yang mungkin diberlakukan oleh pihak kepolisian guna mengurai kemacetan di titik-titik tersebut.





