Disperkim Kabupaten Sukabumi Paparkan Capaian Program Rutilahu Saat Muhibah Ramadan

Sukabumiupdate.com
Rabu 04 Mar 2026, 11:58 WIB
Disperkim Kabupaten Sukabumi Paparkan Capaian Program Rutilahu Saat Muhibah Ramadan

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi (kanan) saat menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjadikan rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah sebagai ajang transparansi capaian pembangunan. Salah satu yang menonjol adalah realisasi program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Hingga pekan pertama Ramadan 2026, tercatat sebanyak 87 unit Rutilahu telah selesai direalisasikan di tiga kecamatan prioritas, yakni Kadudampit, Gunungguruh, dan Cisaat.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa Muhibah Ramadan merupakan momentum krusial untuk memastikan setiap program pemerintah daerah benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah.

“Melalui Muhibah Ramadan ini, kami ingin memastikan bahwa program Rutilahu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian warga,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga: Relokasi Dimulai, Disperkim Siapkan 100 Rumah untuk Penyintas Bencana Pergerakan Tanah Gempol

Berdasarkan data teknis Disperkim, berikut adalah rincian sebaran rumah yang telah selesai direhabilitasi:

  1. Kecamatan Gunungguruh: 32 unit rumah (tersebar di 7 desa).
  2. Kecamatan Cisaat: 30 unit rumah (tersebar di 12 desa).
  3. Kecamatan Kadudampit: 25 unit rumah (tersebar di 7 desa).

Sendi menambahkan, program Rutilahu bukan sekadar perbaikan fisik bangunan seperti atap, lantai, dan dinding. Lebih dari itu, program ini adalah upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman bagi tumbuh kembang keluarga.

“Kami berharap melalui program ini masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Ke depan, pelaksanaan program ini akan terus dioptimalkan agar semakin banyak warga yang terbantu,” tandasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini