Warga Sukabumi Kaget, Uang Di Celengan Hilang Berubah Jadi Potongan Kertas

Rabu 10 Juli 2024, 13:44 WIB
Uang di celengan hilang dan berganti potongan kertas di Cikangkung Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Uang di celengan hilang dan berganti potongan kertas di Cikangkung Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kejadian aneh menimpa warga Kampung Simpang Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mereka dikagetkan dengan sering terjadi kehilangan uang secara misterius, baik uang yang disimpan di celengan, maupun disimpan dirumah.

Terbaru, seorang warga setempat bahkan bukan hanya kehilangan, uang di celengan hilang dan berganti dengan potongan-potongan kertas.

"Warga di Kampung Simpang sering terjadi uangnya hilang secara misterius. Namun untuk kasus hilang di celengan dan menjadi potongan kertas baru kali ini terjadi," kata warga Simpang Desa Cikangkung, R (38 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Rabu (10/7/2024).

R menjelaskan kasus hilangnya uang secara misterius, baik uang yang disimpan, maupun di celengan sudah berlangsung hampir 3 tahun, dan yang terbaru menimpa warga bernama Agung (25 tahun).

Baca Juga: Tuyul Botak Pencuri Uang, UAS: Golongan Jin Kafir Seperti Nyi Roro Kidul

Menurut R, Agung kaget saat memeriksa dan menggoyangkan celengan, namun ada kejanggalan dari suara gesekan uang, dan terasa ringan, akhirnya celengan dibuka dengan cara dibelah, ternyata celengan yang awalnya penuh dengan uang kini berisi potongan-potongan kertas.

"Dari perkiraan dia (Agung) sekitar hampir Rp 2 juta dalam celengan, hanya tersisa 100 rupiah dan satu lembar uang Malaysia," kata R menceritakan.

Ramdan juga mengaku hal sama pernah terjadi pada celengan anaknya, dimana saat dibuka uang lembaran dari nominal Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu hilang, hanya tersisa recehan logam," jelasnya.

Bukan itu saja, lanjut R, keanehan terjadi menimpa beberapa orang warga saat mereka menyimpan uang dirumah untuk keperluan sehari hari.

"Memang hilangnya tidak semua, misalkan dari jumlah satu juta, hilang seratus atau dua ratus ribu. Begitupun terjadi pada para pedagang yang mangkal di Kampung Simpang, kadang hilang 50 ribu, hilang 100 ribu. Jadi dari jumlah sekian itu, atau tumpukan uang itu, tidak semuanya hilang. Ini sangat aneh dan misterius," terangnya.

"Memang tidak setiap hari, tapi tiap bulan atau minggu selalu ada kejadian hilang uang secara misterius," imbuhnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi20 Juli 2024, 22:33 WIB

Sempat Terserempet Motor, Surtini Korban Tewas Tabrak Lari Mobil di Sukabumi

Euis membiarkan Surtini karena belum mengetahui kondisi kepribadiannya.
Euis Julaeha (54 tahun), ketua RT tempat Surtini (62 tahun) menjadi korban tabrak lari mobil di Kampung Ciutara RT 16/07 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ibnu Sanubari
Arena20 Juli 2024, 21:07 WIB

Pertama di Asia, Atlet Asal Sukabumi Berhasil Lakukan 10 Kali Juggling Bola di Udara

Fikri terbang dengan ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
Muhammad Fikri Sirath saat melakukan juggling bola di udara. | Foto: Muhammad Fikri Sirath
Life20 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mengetahui Karakter Seseorang, Perhatikan Bagaimana Dia Mengelola Uang

Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten.
Ilustrasi. Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten. (Sumber : pixabay.com/@SzilárdSzabó)
Sukabumi20 Juli 2024, 20:20 WIB

Polisi Selidiki Temuan Limbah Sampel Darah di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal sampel darah.
Polisi di lokasi penemuan limbah tabung sampel darah di Jalan Kompa-Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film20 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Rekomendasi Anime Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan
Reincarnated as a Sword - Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan (Sumber : imdb.com).
Life20 Juli 2024, 19:00 WIB

Kamu Merasa Sulit Sukses? Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penghambatnya

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Ilustrasi - Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif. (Sumber : unsplash.com/@Joshua Rawson-Harris)
Life20 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Sebelum Memulai Aktivitas Bekerja, Yuk Amalkan Agar Rezeki Lancar Juga Berkah

Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi.
Ilustrasi berdoa. Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi. | (Sumber : Freepik.com)
DPRD Kab. Sukabumi20 Juli 2024, 17:12 WIB

DPRD Terima Studi Banding Mahasiswa UMMI, Bahas Kelembagaan dan Dinamika Politik

Badri berharap dengan studi banding ini mahasiswa bisa berperan aktif dalam politik.
DPRD Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan studi banding mahasiswa UMMI di Ruang Bamus DPRD, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (19/7/2024). | Foto: Istimewa
Musik20 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Lagu Teman Biasa dari Band Sukabumi Single Season, “Terjebak Friendzone”

Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone.
Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi20 Juli 2024, 16:54 WIB

Pernah 1 Ton Per Bulan, Wanita Sukabumi Jual Daun Pandan dari Tegalbuleud

Pengolahannya dilakukan setelah duri daun pandan dibuang.
Nining Maryani (60 tahun), wanita asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, memanfaatkan daun pandan untuk bahan kerajinan. | Foto: SU/Ragil Gilang