Muhammad Jaenudin Ajak Warga Sukabumi Berpartisipasti dalam Pengelolaan Lingkungan

Sabtu 29 Juli 2023, 12:03 WIB
Muhammad Jaenudin, S.Ag, MH, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat | Foto : Ist

Muhammad Jaenudin, S.Ag, MH, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin mengajak warga masyarakat yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi untuk berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan.

Hal itu menurutnya karena undang-undang dalam hal ini Perda No 5 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup memberikan ruang bagi warga masyarakat untuk terlibat.

Menurut anggota Komisi V DPRD Jabar tersebut, seperti dipaparkan dalam acara resmi penyebarluasan Perda No 5 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup pada tanggal 15-16 Juli 2025, bertempat di Resto King Raos, Cisaat Sukabumi menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam lingkungan hidup sangat luas.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar, M Jaenudin Bicara Pengembangan Ekonomi Kreatif di Sukabumi

"Bisa dalam bentuk kontribusi terhadap lingkungan hidup, bisa berbentuk pengawasan sosial, maupun dalam bentuk pemberian ide atau saran serta bisa dalam bentuk penyampaian informasi (laporan)," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (29/7/2023). 

Adapaun tujuan dari keterlibatan masyarakat dalam lingkungan hidup, sambung Jaenudin salah satunya adalah untuk meningkatkan meningkatkan kualitas sumber daya alam dan lingkungan hidup secara seimbang.

Selain itu, tutur dia, kemandirian dan keberdayaan masyarakat, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Baca Juga: Fasilitasi Pelatihan Las di Sukabumi, Jaenudin: Tumbuhkan Semangat Entrepreneur

Dalam kesempatan tersebut, Jaenudin juga menginformasikan akan munculnya fenomena sosial, dimana saat ini masyarakat kurang memperhatikan kaidah lingkungan, seperti halnya membuang sampah seenaknya ke sungai.

"Kalau sudah bencana baru ramai, kerusakan lingkungan. Nah untuk itu kami sosialisasikan perda ini," tandasnya. 

Dengan sosialisasi ini, ucap Jaenudin, pihaknya berharap hak dan kewajiban masyarakat terhadap lingkungan harus ditingkatkan, jangan sampai apa yang dilakukannya merugikan masyarakat lain.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat13 April 2024, 09:00 WIB

Bisa Atasi Depresi, 8 Manfaat Asam Lemak Omega-3 untuk Kesehatan

Potensi manfaat kesehatan dari omega-3 termasuk melindungi kesehatan jantung, fungsi otak, kesehatan mata, dan menurunkan risiko beberapa penyakit kronis.
Ilustrasi - Asam lemak omega-3 adalah nutrisi penting yang dikonsumsi melalui makanan atau suplemen. (Sumber : Freepik.com).
Motor13 April 2024, 08:00 WIB

10 Hal yang Harus Anda Siapkan Sebelum Membeli Motor Baru

Dengan mempersiapkan hal-hal berikut, Updaters dapat memastikan bahwa Anda siap untuk membeli motor baru dan mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.
Ilustrasi. Kendaraan roda dua. Ini Hal yang Harus Anda Siapkan Sebelum Membeli Motor Baru. Sumber foto : Pexels/Quang Nguyen Vinh
Life13 April 2024, 07:00 WIB

Jangan Diremehkan! Ini 10 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Anak Stres

Menghindari kebiasaan-kebiasaan sepele penyebab anak stres dan menciptakan lingkungan yang positif, penuh kasih serta mendukungnya merupakan kunci untuk membantu anak mengatasi stres dan berkembang dengan baik secara emosional.
Ilustrasi. Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Anak Stres Ini Jangan Pernah Diremehkan! (Sumber : pixabay.com/@ DigitalPhotoandDesignDigiPD.com)
Food & Travel13 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Air Rebusan Daun Jambu Biji Sebagai Obat Tradisional

Daun jambu biji memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti diare, gangguan pencernaan, dan infeksi saluran kemih.
Ilustrasi. Daun Jambu Biji. Cara Membuat Air Rebusan Daun Jambu Biji Sebagai Obat Tradisional. (Sumber : pexels.com/RanjeerChauhan)
Science13 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 April 2024, Berpotensi Diguyur Hujan Sejak Siang Hari

Prediksi cuaca hari ini 13 Desember 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prediksi cuaca hari ini 13 Desember 2024 wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung  dan sekitarnya. (Sumber : Freepik.com/@pvproductions).
Sukabumi12 April 2024, 22:59 WIB

Retribusi Pantai Minajaya Dikomplain Tak Sesuai Fasilitas, Ini Kata Dispar Sukabumi

Retribusi ke kawasan Pantai Minajaya Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi menjadi sorotan warga. Pasalnya tarif yang dikenakan mengalami kenaikan, bahkan dianggap terlalu mahal dan tidak wajar.
Pos Retribusi Pantai Minajaya Surade Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi12 April 2024, 22:33 WIB

Operasional Tol Bocimi Seksi 2 Dibuka hingga Malam Hari Kecuali Hujan

Tol Bocimi Seksi 2 dari arah Sukabumi menuju Bogor-Jakarta dibuka hingga malam hari, sekira pukul 19.00 WIB, berbeda dengan hari pertama kemarin yang sudah ditutup pada sore hari.
Buka tutup tol Bocimi seksi 2 saat libur lebaran | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi12 April 2024, 22:23 WIB

Urai Kemacetan di Lebaran H+2, Polisi Terapkan Skema One Way di Sekitar Exit Tol Parungkuda

Rekayasa lalu lintas satu arah alias one way di sepanjang ruas jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, telah berakhir pada Jumat (12/4/2024).
Polantas berlakukan skema one way di sekitar Exit Tol Parungkuda Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sehat12 April 2024, 21:00 WIB

Darah Tinggi: 10 Makanan Aman untuk Dikonsumsi dan Mana yang Harus Dihindari

Pola makan yang kaya sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan rendah lemak jenuh, gula, dan alkohol dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda.
Ilustrasi Yoghurt dan Parfait Buah - Untuk membantu menurunkan tekanan darah secara alami, apa yang Anda makan dapat memainkan peran penting. (Sumber : pexels.com/@Nicola Barts)
Sukabumi12 April 2024, 20:59 WIB

Gegara Sopir Ambil Air Mineral, Mobil Berpenumpang Pasien Masuk Jurang di Waluran Sukabumi

Berikut kronologi kecelakaan tunggal mobil berpenumpang pasien masuk jurang sedalam sekitar 7 meter di Waluran Sukabumi.
Kondisi mobil yang masuk ke jurang sedalam 7 meter di Waluran Sukabumi. (Sumber : Istimewa)