Jalan Provinsi di Sukabumi, Bapak Ini Rajin Tambal Kerusakan Jalan Pelabuhan II

Jumat 10 Maret 2023, 19:16 WIB
Sumadi dan warga Cilangkap Cikembar rajin tambal kerusakan jalan Pelabuhan II Sukabumi (Sumber: sukabumiupdate/restu)

Sumadi dan warga Cilangkap Cikembar rajin tambal kerusakan jalan Pelabuhan II Sukabumi (Sumber: sukabumiupdate/restu)

SUKABUMIUPDATE.com - Warga di pinggir jalan Pelabuhan II Cikembar Kabupaten Sukabumi sejak beberapa bulan terakhir punya rutinitas baru. Menambal lubang-lubang di jalan provinsi yang kondisinya rusak, agar tidak menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

Sumadi (48 tahun) pemilik warung di Cilangkap jalan Pelabuhan II Km 1 Cikembar saat ini punya kegiatan tambahan. Bersama warga sekitar, mereka rutin menambal lubang kerusakan jalan di sekitar lokasi tersebut.

"Saya dan warga disini menambahkan bebatuan dan tanah ke lubang-lubang jalan yang cekung dan bolong. Takut pemotor celaka,” jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis, 9 Maret 2023.

Baca Juga: Termasuk Sukabumi, Ridwan Kamil Sebut 71 Ruas Jalan di Jabar Segera Diperbaiki

Tak hanya menimbun lubang di jalan, Sumadi juga rajin menyiram jalanan rusak tersebut karena jika kering atau tidak hujan, menimbulkan debu tebal, mengganggu aktivitas warga setempat.

“Kalau lagi kering, debu dari jalan rusak ini tebal masuk ke rumah dan tempat dagang. Jadi sering kami siram,” lanjutnya,

Lokasi warung Sumadi hanya 10 menit ke Cibodas Cikembar yang saat tengah dilakukan perbaikan jalan dengan cor beton. Saat ini pemerintah provinsi Jawa Barat tengah melakukan pengecoran (beton) jalan Pelabuhan II di Cikembar dari sekitar pabrik GSI hingga SPBU Cibodas.

Baca Juga: Demo Jalan Rusak di Ciambar, DPU Sukabumi Sebut PT Waskita Pernah Janjikan Perbaikan

Tak hanya Sumadi, warga di sekitar Pangleseran saat ini juga rutin melakukan perbaikan jalan dengan cara tambal lubang yang terlalu dalam dengan pecahan beton, bata atau batu. “Di sini lubang jalan nya dalam dalam. dulu pernah ada pemotor jatuh akibat lubang dan terlindas mobil besar, meninggal,” beber Hadi Pika pemilik toko ternak di pinggir jalan Pelabuhan II Pangleseran.

Kerusakan jalan provinsi di Sukabumi sendiri menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan diperbaiki. Dalam rilis resminya, Pemprov memastikan di tahun 2023 ini ada 71 ruas jalan provinsi di sejumlah daerah di Jabar segera diperbaiki.

Dikutip dari akun instagram pribadinya, pria yang akrab disapa Emil ini menyebut bahwa pengerjaan terhadap 71 ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar terbagi dalam tiga klasifikasi yaitu pemeliharaan berkala, rekonstruksi, dan peningkatan jalan.

Baca Juga: PUPR Perbaiki Jalan Rusak di Sekitar Jembatan Pamuruyan Hingga Sukabumi

"Setelah 2 tahun tertunda karena anggaran infrastruktur yang digeser untuk bantuan sosial Covid-19, tahun 2023 ini 71 ruas jalan di Jawa Barat segera diperbaiki. Januari-Maret tiap tahun adalah jadwal pelelangan proyek," kata Emil, Kamis, 9 Maret 2023.

Menurut Emil, 71 ruas jalan tersebut dibagi dalam 69 paket pekerjaan dan sebagian besar masuk dalam klasifikasi pemeliharaan berkala.

"Kebanyakan dari total panjang ruas jalan 353,822 kilometer yang diperbaiki itu, klasifikasinya adalah pemeliharaan berkala, pelapisan kembali atau overlay dengan hotmiks," tuturnya.

Baca Juga: UPTD PU Bilang Sejumlah Jalan Rusak di Jampangkulon Sukabumi akan Diperbaiki

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Perumahan Rakyat (DBMPR) Jabar Bambang Tirtoyuliono mengatakan, dari 69 paket pekerjaan penanganan jalan, 62 di antaranya adalah pemeliharaan berkala yang pemilihan penyedianya melalui e-katalog tanggal 19 Februari lalu sudah tayang.

"Sudah berkontrak 62 paket dengan total panjang 337,342 kilometer. Beberapa paket pekerjaan akan di bulan Maret minggu ke dua dan selesai pada akhir bulan Juli. Tetapi untuk mengatasi kerusakan jalan berlubang melalui pemeliharaan rutin gerakan sapu lubang akan diupayakan tuntas agar menjelang Lebaran diselesaikan," ujarnya.

Ruas jalan yang diperbaiki hampir ada di setiap kabupaten/kota yang menjadi kewenangan Provinsi Jabar atau jalan Provinsi. "Hampir menyeluruh ya, ada di setiap kabupaten/kota, seperti Bogor, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Garut, Pangandaran dan lainnya," kata Bambang.

Reporter: Restu Ari Prabowo (Kontributor)

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Life20 Juni 2024, 16:45 WIB

Perhatikan Sikapnya, 5 Tanda Orang Tidak Tulus Meminta Maaf Menurut Psikologi

Menurut psikologi, orang yang tidak benar-benar tulus meminta maaf akan menunjukkan tanda-tanda tertentu yang bisa dilihat dari sikapnya.
Ilustrasi orang yang tidak tulus meminta maaf (Sumber : Pexels.com/@LizaSummer)
Sukabumi20 Juni 2024, 16:43 WIB

Kebakaran di Pabrik Es Krim Cicurug Sukabumi, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di pabrik es krim di kawasan Industri, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (20/6/2024). Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Satu unit Damkar dikerahkan untuk pemadaman kebakar di Pabrik Es Krim di Cicurug Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sehat20 Juni 2024, 16:30 WIB

Konsumsi Banyak Serat, Ini 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis

Mengingat kadar gula yang tinggi dapat menimbulkan gejala seperti haus, kelelahan, dan sering pergi ke toilet.
Ilustrasi. Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi Memilih20 Juni 2024, 16:21 WIB

Kabar Artis Asal Sukabumi di Bursa Pilkada 2024, Ada Omesh, Bobby, hingga Faank

Beberapa public figure atau artis kelahiran Sukabumi menjadi sorotan seiring dengan semakin dekatnya pembukaan pendaftaran Pilkada serentak tahun 2024 di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Artis asal Sukabumi maju Pilkada Sukabumi, Bobby Maulana, Ananda Omesh, dan Faank alias Farhan Zainal Muttaqin | Foto : Istimewa
Sehat20 Juni 2024, 16:15 WIB

3 Penyebab Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, Ini Alasannya

penderita diabetes sering mengalami meningkatnya frekuensi buang air kecil alias kencing di malam hari. Berikut sebab yang memicu hal demikian terjadi
Ilustrasi Beberapa penyebab kenapa penderita diabetes kerap buang air kecil pada saat malam hari (Sumber : Pexels.com/@cottonbro studio)
Sukabumi20 Juni 2024, 16:14 WIB

Perlu Uji Endotoksin, Hasil Audit KIPI Bayi di Sukabumi Meninggal Setelah Imunisasi

Kusmana menyatakan pihak keluarga ingin kepastian terkait penyebab kematian.
(Foto Ilustrasi) Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengikuti Zoom meeting dengan Komite Nasional KIPI pada Kamis (20/6/2024), membahas kasus bayi meninggal setelah imunisasi. | Foto: Pixabay
Nasional20 Juni 2024, 16:11 WIB

Dari Gunung Putri ke Villa di Sukaraja Sukabumi, Sindikat Uang Palsu Miliaran Rupiah

tersangka YS atau yang akrab disapa Ustad yang diketahui berasal dari Sukabumi berperan mencari lokasi baru yaitu sebuah bangunan villa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.
Pada akhir tahun 2023, Polisi menemukan lembaran uang palsu yang tersimpan dalam peti kayu di salah satu vila di Cibunar, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin
Science20 Juni 2024, 16:00 WIB

9 Fakta Menarik Titik Balik Matahari Juni, Lingkaran Arktik memiliki Siang Hari 24 Jam

Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek.
Ilustrasi - Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek. (Sumber : Freepik.com/@bearfotos).
Sukabumi20 Juni 2024, 15:49 WIB

Pria Ini Ditangkap karena Nekat Tabrak Mobil Istrinya di Cibeureum Sukabumi

Polisi mengamankan tiga mobil dan beberapa senjata tajam.
Mobil yang terlibat kejadian di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Selasa, 18 Juni 2024. | Foto: Instagram/@polres_sukabumikota
Sehat20 Juni 2024, 15:45 WIB

Inilah 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Asam Urat Saat Tidur Malam Hari

Saat tidur malam hari, kebanyakan penderita asam urat akan merasakan nyeri asam urat kambuh dan menyiksa sehingga mengganggu jam istirahat mereka.
Ilustrasi Ketahui penyebab dan cara mengatasi nyeri asam urat kambuh saat tidur malam hari (Sumber : Freepik.com/@krakenimages.com)